Posted on

#TahukahKamu Akhirnya, 9 Kotak Kosong Kalah di Pilkada Serentak 2017

Untuk pertama kalinya demikian banyak daerah yang mengikuti pilkada hanya diikuti 1 pasang calon. Paling tidak ada 9 daerah di Pilkada Serentak 2017 di mana para calon tunggal bertarung melawan kotak kosong. Ya, kotak kosong, kotak sunyi tanpa gambar.

Ke-9 daerah dengan calon tunggal tersebut adalah Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pati, Kabupaten Landak, Kabupaten Buton, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Jayapura, Kabupaten Tambrauw, dan Kota Sorong.

Hasilnya? Semua kotak kosong kalah. Artinya, tak ada daerah yang pimpinannya ditunjuk oleh pemerintah sambil menunggu pilkada tahun depan diselenggarakan ulang hingga ada pemimpin yang terpilih lewat sistem pemilihan.

Kotak kosong bukannya kosong. Ada beberapa daerah di mana pemilih kotak kosong melakukan perlawanan sengit, sebagaimana terjadi di Kabupaten Buton, Tebing Tinggi, dan Pati. Bahkan, sebelum Pilkada diselenggarakan pada 15 Februari 2017, beberapa lapisan masyarakat menggelar persekutuan dan kampanye bersama untuk pemenangan kotak kosong, sebagaimana kita temukan di Kabupaten Maluku Tengah dan Pati.

Berikut daftar para petarung yang memenangkan kesunyian kotak kosong: Continue reading #TahukahKamu Akhirnya, 9 Kotak Kosong Kalah di Pilkada Serentak 2017

Posted on

#TahukahKamu Ada 37 Calon yang Diusung PDIP Dinyatakan Kalah dalam Pilkada Serentak 2017

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengikutkan 101 pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada Serentak yang diselenggarakan pada 15 Februari 2017. PDIP adalah partai yang menjadi motor memenangkan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2014 silam.

Namun, menurut data kpu.go.id, sebagaimana dikutip tribunews.com, ada sekira 37 Calon yang diusung PDIP yang dinyatakan kalah dalam pilkada serentak. Berikut daftarnya: Continue reading #TahukahKamu Ada 37 Calon yang Diusung PDIP Dinyatakan Kalah dalam Pilkada Serentak 2017

Posted on

#TahukahKamu Pencipta Lagu Kebangsaan Singapura Orang Indonesia

Lagu kebangsaan memang harus ada di setiap negara. Lantunan berisi lirik persatuan tersebut memiliki fungsi untuk menambah kecintaan rakyat pada negaranya. Demikian pula dengan Singapura yang memiliki lagu wajib “Majulah Singapura”.

Yang menarik adalah, sebagaimana dikabarkan viva.co.id, fakta bahwa pencipta lagu tersebut justru orang Indonesia. Benar, dialah Zubir Said, sang putra Minangkabau yang juga menciptakan lagu anak resmi berjudul “Semoga Bahagia”.

Zubir Said lahir pada 22 Juli 1907 di Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.

Posted on

#TahukahAnda Lagu Mars TNI “Andhika Bayangkari” TNI Diciptakan Komposer Lekra-PKI

Lagu “Andhika Bayangkari” merupakan mars defile TNI. Di setiap upacara bendera, mars ini selalu diperdengarkan. Tapi, tahukah Anda siapa komposer penggubahnya?

Ya, namanya Amir Pasaribu. Dia maestro musik Indonesia. Dia juga penulis kritik musik. Dan, ini yang lebih penting, dia komposer yang memiliki kesadaran bahwa politik dan kesenian tak bisa dipisahkan. Salah satu ungkapan Amir Pasaribu yang terkenal: “1000 kali seniman tak berpolitik, 1000 kali pula politik mencampuri seni dan seniman.”

Amir Pasaribu adalah seniman Lekra yang bahu-membahu dengan PKI memperjuangkan apa yang mereka sebut “Kebudayaan Rakjat”.

Pasca ’65 komponis kelahiran di Siborong-borong, Sumatera Utara, 21 Mei 1915 ini menjadi eksil di suriname selama 30 tahun. Pada Agustus 2002, Amir menerima anugerah Satya Lencana Kebudayaan Budaya Parama Dharma dari Presiden RI Megawati Soekarnoputri. Amir wafat di usia 94 tahun pada 10 Februari 2010.

Jadi, jika Anda ditanya siapa pencipta mars defile Tentara Nasional Indonesia atau TNI berjudul “Andhika Bayangkari” itu, jawablah: seniman Lekra-PKI!

Mestinya, TNI berterima kasih atas jasa seniman Lekra-PKI ini karena telah memberikan warisan sebuah lagu yang masih digunakan hingga sekarang dalam sebuah defile yang menunjukkan kekuatan bayangkara negara.

Ini lirik lagu “Andhika Bayangkari”:

Andika Bayangkari pencipta Sapta Marga
Pancasila mulai jadi Negara mulia
Bhinneka Tunggal Ika
Lambang bangsa satria
Menuju nusantara
Bahagia jaya, bahagia jaya

Posted on

#TahukahKamu Radio Buku Pertama Kali Streaming pada 1 Februari 2011, Ini Rangkaian Acara Siaran awalnya

Radio Buku adalah radio internet dengan program khusus soal buku berbasis di Yogyakarta. Tiga tahun siaran di pojok Alun-Alun Kidul, Keraton, Yogyakarta sebelum pada April 2014 pindah ke Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul. Hingga kini.

Selain penulis dan kerani partikelir Muhidin M. Dahlan yang menjadi pendiri awal, tercatat dua nama lagi yang “mendesain” acara yang memungkinkan radio dengan slogan “Mendengarkan Buku” ini bisa keluar ke jejaring internet, yakni Endah S.R. dan Ria Panhar.

Nah, mau tahu apa saja program di awal siarannya? Ini dia: Continue reading #TahukahKamu Radio Buku Pertama Kali Streaming pada 1 Februari 2011, Ini Rangkaian Acara Siaran awalnya

Posted on

#TahukahKamu 1 Februari di Tahun 1884 Terbit Edisi Perdana Kamus Oxford

Tepat 23 tahun setelah contoh halaman kamus milik Coleridge diterbitkan, terbentuklah buku dengan judul A New English Dictionary on Historical Principles yang diolah dari materi-materi masyarakat filologi. Kamus setebal 352 halaman itu dijual dengan harga 12,6 shilling.

Sebagaimana dilansir mediaindonesia.com, 1 Februari 2017, total penjualan kamus mencapai 4.000 buah. Kamus Inggris Oxford (OED) diterbitkan lembaga pers Universitas Oxford (OUP) dan secara umum dianggap sebagai kamus bahasa Inggris paling komprehensif.

Kebijakan yang dimiliki OED ialah berusaha mencatat kata yang paling banyak digunakan dan varian kata lainnya dalam keragaman bahasa Inggris di seluruh dunia, baik dalam bentuk lampau maupun kini.

Posted on

#TahukahAnda Inilah Daftar Pelatih Asing yang Menangani Timnas Indonesia dalam Sejarah

Akhirnya, PSSI resmi mengumumkan pelatih baru Tim Nasional (Timnas) pada 20 Januari 2017. Siapa lagi kalau bukan Luis Milla (@Luismillacoach). Pelatih berkebangsaan Spanyol ini mulai bekerja pada 8 Februari 2017.

Namun, bukan kali ini saja Timnas ditangani pelatih-pelatih dari luar. Terbanyak tentu saja pelatih asal negeri kincir angin, Belanda, yakni 5 orang. Disusul Yugoslavia, Polandia, Jerman, Rusia, Italia, Jerman, Bulgaria, Inggris, Bulgaria, dan bahkan Singapura. Selain Anatoli Polosin, tak ada satu pun pelatih yang membawa Timnas Indonesia mencapai prestasi tertinggi. Prestasi Polosin itu pun hanya di kawasan Asia Tenggara pada 1991 di Manila, Filipina, saat meraih medali emas di Sea Games. Continue reading #TahukahAnda Inilah Daftar Pelatih Asing yang Menangani Timnas Indonesia dalam Sejarah

Posted on

#TahukahAnda Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Terbaik Nasional 2016

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Yogyakarta mendapat penghargaan sebagai Lembaga Kearsipan Daerah Teladan Terbaik Tingkat Nasional 2016.

Sebagaimana dikabarkan mediaindonesia.com, 18 Agustus 2016, Kantor Arpusda Kota Yogya dinilai selangkah lebih maju dibandingkan daerah lain dalam hal sarana dan prasarana kearsipan maupun dalam berbagai kegiatan.Misalnya, Arpusda Yogya telah memiliki saranana penyimpanan arsip vital berupa vaulting, selain itu juga depo arsip dinamis dan statis yang telah memenuhi standar kearsipan.

Untuk meningkatkan kesadaran arsip antarSKPD, Kantor Arpusda juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan lomba pengelolaan arsip antar-SKPD.