Diskon!

Saskia Eleonora Wieringa ~ Penghancuran Gerakan Perempuan (2010)

Rp 100.000,00 Rp 90.000,00

Penulis: Saskia Eleonora Wieringa
Penerjemah: Harsutejo
Penerbit: Galang Press
Tebal: 542 hlm
Tahun: 2010
ISBN: 978-602-8174-38-1

  • Kondisi: Baru
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip
  • Versi Produksi: Paperback/Cetak Massal

Stok 2

SKU: BU_518 Kategori: Label , ,

Keterangan

CATATAN: Jika sulit untuk login, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)

 

“Dalam bulan Februari 1967 kami ditahan. Saya disiksa begitu hebat hingga gigi-gigi saya rontok. Saya tak sadarkan diri selama tiga hari. Kemudia mereka menggali liang kubur dan akan menguburkan saya jika saya tidak mau menyebutkan nama dan alamat anggota lainnya.” Sepenggal pengakuan Sujinah, mantan pemimpin Gerwani ini hanyalah sekutu hitam dari kejinya penderitaan yang dialami oleh jutaan tapol perempuan korban tragedi G30S.

Kudeta berdarah itu menjadi bagian sejarah kelam perjuangan kemerdekaan kaum perempuan Indonesia. Pasca-G30S, para mantan anggota Gerwani, sebagian perempuan berhaluan nasionalis dan tak sedikit para loyalis Sukarno disiksa luar-dalam hingga merengang nyawa. selebihnya, banyak di antara mereka tertatih-tatih bertahan hidup di balik tembok penjara.

Semangat perempuan revolusioner yang didengung-dengungkan semasa Orde Lama, mendadak dimusnahkan manakala kekuasaan negara Orde Bar mencengkeram. Selama 32 tahun, ruang gerak perempuan dalam bersuara dan berpolitik dibungkam. Gerakan perempuan hanya sebatas gerakan pelengkap suami yang tercitrakan lewat Dharma Wanita. Aktivitas perempuan revolusioner dianggap sebagai ancaman. Untuk meredamnya, penguasa Orde Baru menyebarluaskan narasi sejarah fiksi tentang sepak terjang Gerwani yang digambarkan ganas dan tega membunuh para jenderal.

Additional Information

Weight 0.7 kg