banner-warung-arsip

blankJl Sewon Indah No 1, Kecamatan Sewon
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

blank

admin@warungarsip.co | warungarsip23@gmail.com

blank

0274-4531054

blank

0878 39137 459

blank

warungarsip.co


LINI ARSIP

 


TAHUKAH KAMU


LAMAN DEPAN HARI INI

Laman Depan Media Indonesia | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Media Indonesia | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Laman Depan Sriwijaya Post | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Sriwijaya Post | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Laman Depan Solo Pos | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Solo Pos | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Laman Depan Tribun Jogja | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir
Tribun Jogja | 10 Januari 2021 | #SriwijayaAir

HARI INI DALAM SEJARAH

1917 - Organisasi wanita Muhammadiyah “Aisjijah” berdiri di Yogyakarta. Lahirnya orgaan ini dimulai dari pertemuan antara pengurus Muhammadiyah dengan anggota Sapa Tresna. Tugas Sapa Tresna yang dibentuk sejak 1914 adalah menyantuni anak-anak yatim piatu wanita. Ketua dari Sapa Tresna adalah Nyonya Sudjak dan dibantu gadis-gadis KaumanYogya. Dari pengurus Muhammadiyah tampak hadir KH. A. Dahlan, KH. Fachruddin, KH. Mochtar, dan Ki Bagus Hadikusuma. Sementara itu, anggota Sapa Tresna adalah Siti Barijah, Siti Dawimah, Siti Dalalah, Siti Busjro, Siti Wadingah, dan Siti Badilah. Awalnya, nama yang diusulkan adalah “Fatimah”. Kemudian, Kiai Fachruddin mengusulkan nama “Aisjijah” dengan argumentasi nama dari isteri Nabi Muhammad Saw. yang bernama Siti Aisyah. Pengikut Siti Aisyah bernama Aisyiyah. Dengan nama tersebut diharapkan organisasi wanita Aisiyah dapat berdampingan bersama Muhammadiyahdalam perjuangan.