A. Samsuddin ~ Bendungan Ilir dan Udik Didjaman Betawi Dahulu (Djaja_No. 145, 31 Oktober 1964)

Rp 3.000,00

Penulis: A. Samsuddin
Media: Djaja_No. 145
Tahun: 1964
Halaman: 26-27
Ukuran: 11. 1 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 25

Keterangan

Daerah jang terletak diseberang atas kali Malang, jang kini dikenal dengan nama2 Karet, Karet Atas, daerah jang berbatasan dengan Gg Halimun dan mungkin sampai Setiabudi, dahulu masih dinamakan kampung Tjideng. Daerah antara kampung tersebut dengan Kebajoran masih berupa hutan. Antara kota jang pada waktu itu berachir di Djl. Imam Bondjol sekarang dengan Kebajoran, sudah ada djalanan tanah jang dikenal sebagai Gg Limau oleh penduduk sekitar Bendungan Ilir dan Udik.

Djalanan itu dapat dilalui mobil dimusim kemarau. Dimusim hudjan, terutama daerah di sekitar Bendungan, selalu bandjir. Tetapi hudjan djarang2 turun itu sering mendapat kesulitan air. Untuk memperbaiki bendungan jang rusak, maka pada thn. 1908 oleh pemerintah dibangun bendungan baru. Bendungan itu dahulunja dibangun oleh tuan2 tanah, agar air kali Krukut dan kali Balongan menghasilkan air untuk persawahan disekitarnja. Bekas dari bendungan jang terachir masih ada, kira2 dibelakang Jajasan Rumah Sakit Djakarta.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)