Hasbullah Bakry ~ Mengapa Republik Indonesia Bisa Disebut Negara Islam Non-Konstitusionil? (Kiblat, Agustus 1984)

Rp 3.000,00

Penulis: Hasbullah Bakry
Media: Kiblat, No 6
Tahun: 1984
Halaman: 26-31, 41
Ukuran: 22. 1 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 25

SKU: KL_5369 Kategori: Label , , , , ,

Keterangan

Ada pepatah Belanda mengatakan Zoovel Hoofden, Zoovel Zinen, yang berarti Zoveel menschen, zooveel zienswijzen dalam bahasa kita berarti banyak kepala banyak pendapat, berarti tiap orang membawa pendapatnya sendiri, karena itu kita tidak usah heran juka ada orang lain yang tidak sefaham dengan kita. Yang kita amat sedihkan ialah juka kita menerangkan sesuatu tapi orang tidak mau mengerti juga penjelasan kita, hingga menerangkan sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu dipertentangkan dengan pendapat kita. Ini disebabkan suatu denkfout (salah-fikir) akibat menyamaratakan semua perbedaan sebagai pertentangan yang tidak bisa didamaikan.

Ada tujuh argumentasi atau tujuh dalil utama mengapa kami menamaka Negara Islam Non-Konstitusionol terhadap Republik Indonesia kita yang berdasar Pancasila dan berundang-undang Dasar 1945 ini. Tujuh argumentasi itu ialah. 1) Pancasila jelas dapat dianggap Ajaran Isalm (2) Tidak ada pernamaan definitif berasal Al Quran dan Sunnah Rasullulah tentang Negara Islam, (3) Mayoritas mutlak rakyat Indonesia adalah Muslimin (4) Republik Indonesia adalah Negara Duniawi yang anti Cita-Cita Serba Duniawi, (5) Republik Indonesia adalah Negara Demokrasi walaupun contoh demokrasinya masih belum tuntas (6) Kepala Negara selalu seorang Muslim (7) Menentang Negara Islam Palsu model Kartosuwiryo dan simpatisannya.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)

Additional Information

Weight 0.1 kg