Kerusuhan SARA Tasikmalaya: Huru-hara Santri Kalong (GATRA_No. 07, 04 Januari 1997)

Rp 10.000,00

Penulis: –
Media: GATRA_No. 07
Tahun: 1997
Halaman: 67-69
Ukuran: 5. 7 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 25

Keterangan

Hantu sara gentayangan di Tasikmalaya. Kerusuhan bermotifkan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) ini telah membuat kota adem ayem di wilayah Priangan Timur itu lumpuh, Kamis siang pekan lalu. Asap hitam mengepul, mobil-mobilan hancur berserakan di jalanan, tiga nyawa melayang, dan api amarah menggelegak. Kota santri yang ramah dan terkenal dengan kelom geulis, bordirannya yang apik, dan para biduan dangdutnya yang aduhai, seperti Evie Tamala dan Itjie Trisnawati, itu tiba-tiba saja memperliatkan wajah beringas.

Para prusuh itu berbaur bersaMa ribuan massa santri yang tengah melakukan aksi unjuk rasa. Para santri itu menggelar aksi untuk menunjukkan solidaritas terhadap tiga orang pengasuh Pondol Pesantren Riyadul Ulum –berlokasi di Desa Condong, Kecamatan Cibeureum, 5 km dari Tasikmalaya– yang dihajar sampai babak-belur oleh empat oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya, Senin pekan lalu. Namun, aksi damai itu tiba-tiba erubah menjadi garang dan meletuplah kerusuan itu.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)