Kuba: Sisa Aristokrasi (Jakarta-Jakarta_No. 302, April 1992)

Rp 3.000,00

Penulis: –
Media: Jakarta-Jakarta, No. 302
Tahun: 1992
Halaman: 42-44
Ukuran: 11. 2 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 24

Keterangan

Perubahan selalu menghasilkan korban. Siapa tertawa, siapa menangis bergantung pada pemegang kekuasaan. Ketika Fidel Castro mengambil alih kekuasaan di Kuba pada 1958, ia bukan saja mengenyahkan diktator Fulgencio Batista. Bersama Batista ikut tersingkir kelompok aristokrat yang pada masa sebelum Castro berkuasa menguasai banyak sektor swasta dan pemerintah di Kuba. Prinsip sama rata sama rasa yang dibawa Castro tidak memberi kenyamanan buat kelompok yang mayoritas berpendidikan tinggi ini.

Pada masa pra Castro, Kuba merupakan “surga” bagi sekelompok tertentu. Padahal saat itu, Kuba merupakan satu negara dengan devisa tertinggi terutama dari produksi gula. Sayang kemakmuran ini tidak dibarengi perbaikan sistem politik. Sistem politik dnegna pengawasan yang lemah, menghasilkan pemerintahan yang korup.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)

Additional Information

Weight 0.1 kg