Pengadilan Pers Alternatif (Suara INDEPENDEN, No. 01, 1 Juni 1995)

Rp 0,00

Penulis: –
Media: Suara Independen
Edisi: No. 01, 1 Juni 1995
Halaman: 1-14
Ukuran: 39,2 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 30

Keterangan

Gedung pengadilan Jakarta Pusat bukan hanya menyeret Ahmad Taufik, Eko Maryadi, Tri Agus, dan Nanang Wardoyo. Namun, kemerdekaan berpendapat yang sedang dipertaruhkan. Masihkah rezim ini mengakui hak yang dijamin konstitusi.

Kliping ini menjadi topik utama bahasan yang dipicu oleh pengadilan tiga pegiat dari apa yang disebut “pers alternatif”. Yakni, pers yang kritis terhadap pemerintah, tidak ber-SIUPP, dan berlabel “untuk kalangan terbatas”. Artinya, bukan harian umum. Pers jenis ini terus diburu oleh aparat keamanan karena dituduh “mengganggu ketertiban umum”.

Kliping ini terdiri dari beberapa artikel, yakni:

  1. Mengadili Kebebasan Pers
  2. Penangkapan di Tengah Lebaran
  3. Kisah dari Tahanan Polda
  4. Filsafat, Intel, dan Halal Bihalal
  5. Wawancara Mochtar Lubis: “PWI Memang Sudah Keterlaluan”
  6. Mereka Menunjukkan Solidaritas
  7. Wawancara Ahmad Tauik: “Wartawan Indonesia Telah Dihinakan”

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)