Rahman Arge ~ Kenapa Kita Masih Berteater (Budaya Jaya, No. 100, September 1976)

Rp 5.000,00

Penulis: Rahman Arge
Media: Budaya Jaya
Edisi: No. 100, September 1976
Halaman: 532-544
Ukuran: 17,2 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 19

SKU: KL_5767 Kategori: Label , , ,

Keterangan

Teater adalah Madame Bouvary dari Gustave Flaubert, wanita tak setia dan kelewat banyak meminta. Tatkala Wahyu Sihombing mencemburui keseronokan dunia sastra yang lebih dulu sudah “punya ini punya itu” dibanding teater, mestinya bersamaan dengan itu kita pun jatuh paham betapa sastra (puisi, cerpen, novel, esai) seumpama bini-bini setia bisa dibawa bersunyi-sunyi secara perorangan: dicipta, dinikmati, digumuli, dibawa-bawa sambil baring-baring, jongkok di wc, atau di saat nongkrong di ruang tunggu seorang dokter kelamin.

Tapi teater? Lebih-lebih jika yang dimaksud teater di saat pementasan, di mana orang disemestikan tunduk pada jerit tirani “show must go on’?

Esai ini merefleksikan bagaimana posisi teater sebagai sebuah pertunjukan yang ditonton di sebuah tempat tertentu dan suasana yang juga sangat spesifik.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/WhatsApp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)