Retor A.W. Kaligis ~ Marhaen dan Wong Cilik (2014)

Rp 78.000,00

Judul: Marhaen dan Wong Cilik: Membedah Wacana dan Praktik Nasionalisme bagi Rakyat Kecil dari PNI sampai PDI Perjuangan
Penulis: Retor Aquinaldo Wirabuanaputera Kaligis
Pengantar Buku: Joko Widodo
Penerbit: Marjin Kiri
Tahun Terbit: Juni 2014
Tebal: 370 hlm
ISBN: 978-979-1260-35-0

  • Kondisi: Baru
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip
  • Versi Produksi: Paperback/Cetak Massal

Stok 1

Keterangan

CATATAN: Jika sulit untuk login, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-39137-459 (Pesan Cepat)

 

Tidak seperti sejarah nasionalisme bangsa-bangsa Eropa yang lebih didasarkan pada kesamaan bahasa atau suku, nasionalisme Indonesia lahir di atas fakta keanekaragaman suku, bahasa, budaya, dan keyakinan, yang dipersatukan oleh suatu rasa senasib sepenanggungan sebagai bangsa terjajah. Dengan demikian, maka proyek keadilan sosial dan pembebasan dari kemiskinan adalah bagian integral dari nasionalisme Indonesia. Tapi bagaimanakah partai-partai nasionalis memaknai upaya pembebasan rakyat kecil ini sepanjang sejarahnya?

PNI memakai istilah “marhaen” sebagai upaya identifikasi mereka pada rakyat kecil. Istilah “marhaen” sendiri dipopulerkan oleh Sukarno sebagai reaksi atas kebijakan pemerintah Hindia Belanda menggencarkan liberalisasi ekonomi melalui pembukaan sektor perkebunan dan pertambangan bagi kapilisme asing. Sementara istilah “wong cilik” mulai dipopulerkan PDI pada akhir 1980an sebagai reaksi atas kebijakan ekonomi Orde Baru yang melahirkan konglemarasi di Indonesia, dan masih terus digunakan oleh PDI Perjuangan pasca Orde Baru.

Buku ini melacak bagaimana partai-partai nasionalis menjadikan permasalahan rakyat kecil sebagai dasar-dasar perjuangan mereka–di titik manakah mereka berhasil dan di manakah yang tidak; apa saja kendala internal dan eksternal dalam percaturan politik riil tiap-tiap era yang dibahas? Sebuah bacaan penting untuk memahami perpolitikan Indonesia zaman ini.

Additional Information

Weight 0.4 kg