Korupsi: Aksi Perampok Tak Bergolok (Editor_No.06, Oktober 1989)

Rp 3.000,00

Penulis: Maman Gantra
Media: Editor, No. 06
Tahun: 1989
Halaman: 67-68
Ukuran: 7.95 MB

  • Lokasi Stok: Gudang Warsip
  • Versi Produksi: Digital/PDF

Stok 25

SKU: KL_7140 Kategori: Label , , , , ,

Keterangan

Merampok tanpa glok bisa mengenduk hasil lebih besar. Selasa pekan silam, Soemardi Bc TT dan I Gusti Ngurah Oka masing-masing divonis 4 dan 3 tahun penjara ditambah denda Rp 5 juta dan Rp 2,5 juta oleh Pengadilan Negeri Bandung. Kedua mantan pejabat Perumtel Bandung itu dinyatakan terbukti melakukan korupsi lewat permainan tender, hingga instansi tempatnya bekerja kecolongan Rp 1,6 milyar.
Sehari kemudian vonis untuk kejahatan serupa jatuh di Pengadilan Negeri Semarang. Lulut Tri Tunggal, karyawan RSU Karyadi, terbukti menggelapkan 2.390 botol ketalar – obat untuk melakukan pembiusan total – sehingga negara kehilangan Rp 19 juta. Lelaki berusia 25 tahun itu mendapat ganjaran 3 tahun penjara ditambah denda Rp 3,7 juta.
Pekan sebelumnya, Presiden Soeharto berbicara di depan para peserta Rapat Koordinasi Penanggulangan Korupsi. “Korupsi bukan saja tindak pidana melawan hukum, melainkan juga perbuatan yang melawan rasa keadilan, melawan moral, melawan kepantasan, dan merusak mental bangsa,” kata Presiden
~

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)