Bermand Hutagalung ~ Tragedi Bom di Kuta Bali dan Dampaknya Pada Ekonomi Bisnis (Business News, No 6830 Th. XLVI, 23 Oktober 2002)

Rp 0,00

Penerbit: Business News
Edisi: No 6830 Th. XLVI, 23 Oktober 2002, hlm. 1-4
Tebal: 4 hlm
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

“Bom berkekuatan besar meledak di kawasan Legian, Kuta Bali pada malam minggu 12 Oktober 2002 lalu pada pukul 23.15 dan 23.17 WITA. Ledakan bom jenis C4 yang mengandung kombinasi bahan RDX (Research Development Explosive) dan TNT (Trinititrotoluence) yang ditaruh di dalam minibus yang diparkir di depan diskotek Sari Club (SC) dan bom jenis TNT yang berada di dalam diskotek Paddy’s yang letaknya berseberangan dengan SC itu, telah menelan korban jiwa 186 orang tewas, sebagian besar dalam keadaan gosong terbakar, dan lebih dari 300 orang lainnya mengalami luka-luka. Korban jiwa diperkirakan lebih besar lagi mengingat setelah peristiwa itu masih banyak ditemukan potongan anggota tubuh dan serpihan daging korban yang sulit teridentifikasi. Sebagian besar korban turis asal manca negara. Yang terbanyak berasal dari Australia, selebihnya dari Inggris, Jepang, Amerika Serikat (AS) dan negara lainnya. Sisanya merupakan turis lokal. Teror bom Bali mengguncang dunia karena merupakan kasus teror terbesar di dunia setelah serangan atas menara kembar World Trade Center (WTC) di AS pada 11 September 2001 yang diledakkan teroris dengan menabrakkan pesawat komersial hasil bajakan mereka ke gedung simbol kejayaan ekonomi AS itu.”

CATATAN: Jika sulit untuk login, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-39137-459 (Pesan Cepat)

Additional Information

Weight 0.1 kg