Daulat Ra’jat No 34 Th 2 (20 Agustus 1932)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 34 Th 2, 20 Agustus 1932
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Motto:
“Beberapa atoeran kera’jatan (demokratie) jang ada didoenia pada waktoe ini masih menderita keroegian (masih terhalang) oleh karena kaoem mampoe. Djika azas-azas Kuo Min Tang mendapat kemenangan (mendjadi oemoem bagi ra’jat), maka ra’jat tidak lagi akan menderita tindasan jang sematjam ini (tindasan dari kaoem mampoe). Kami menghendaki bahwa tiap-tiap bagian (orang) dari ra’jat biasa (ra’jat djelata) mempoenjai dan mendjalankan hak-hak kera’jatannja dengan merdeka sempoerna, sehingga tiap-tiap halangan dan kedjahatan jang hendak dilakoekan oleh golongan-golongan jang menentang ra’jat djelata, tidak dapat dilakoekan. Kita haroes mendjaga soepaja golongan-golongan jang menentang ra’jat djelata tidak dapat berboeat apa-apa jang bertentangan dengan peratoeran-peratoeran oemoem (jang telah ditetapkan sepandjang kemaoean ra’jat, ja’ni kemaoean ra’jat jang terbanjak)”. (Manifest Kuo Min Tang)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 34 Th 2, 20 Agustus 1932:

Politik Ekonomi Hindia Belanda ~ 1

Sedjak zaman Jan Pietersz, Coen dan V.O.C. sampai zaman Cultuurstelsel tindakan-tindakan pehak asing jang mendjadjah negeri kita ini dapat digambarkan dengan moedah dan terang, karena kasar dan terangnja poela, jaitoe: oentoek mendapat laba, oentoeng jang sebesar-besarnja diwaktoe itoe djoega, seperti babi boeta sekalian tindakan diambilnja.

Indonesia dalam Lingkoengan Keadaan Doenia ~ 3

Baroe dipenghabisan abad ke-IXX terdengar soeara-soeara dari pehak si pendjadjah jang menentang (protes) perboeatan jang ganas itoe. Orang mengatakan, bahwa terbitnja boekoe Multatuli: Max Havelaar menggentarkan kaoem Eropah karena didalamnnja dioeraikan kelaliman terhadap ra’jat Djawa.

Interview Toean Mohammad Hatta ~ 5

Semendjak kita datang ke Belanda telah lebih sepoeloeh kali kita pergi ke Rotterdam hendak me-interview toean Mohammad Hatta, teroetama berhoeboeng dengan keadaan politik di Indonesia, tetapi maksoed ini tidak berhasil-hasilnja djoega. Tak perlu dioeraikan betapa besar faedah interview dengan dia, mengingatkan oleh karena diwaktoe jang achir ini, semendjak Partai Naasional Indonesia diboebarkan, toean Mohammad Hatta soenggoehpoen ia masih di Belanda, mempoenjai rol oetama dalam perdjalanan politik di Indonesia.

Ma’loemat Sdr. Soekarno ~ 6

Soedah anam boelan lamanja sdr. Soekarno mengichtiarkan persatoean diantara kaoem P.N.I. lama jang berpetjah mendjadi doea golongan. Berhoeboeng dengan ini pada pertengahan boelan ini ia soedah menjiarkan seboeah ma’loemat, jang menjertai kemasoekan ia ke Partai Indonesia.

Pemandangan Loear Negeri ~ 7

Pemillihan Dewan Ra’jat di negeri Djerman telah berlakoe dan hatsilnja pemilihan ini telah terlihat pada waktoe ini bahwa keadaan di negeri Djerman menoendjoekkan kepastian akan kedatangan peroebahan-peroebahan radikal. Seperti telah kita toeliskan lebih dahoeloe kaoem Nazi mendapat perwakilan jang djaoeh besarnja dari jang dahoeloe, akan tetapi kemenangan tadi tidak sebanjak jang diharapkan.

Additional Information

Weight 0.05 kg