Daulat Ra’jat No 35 Th 2 (30 Agustus 1932)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 35 Th 2, 30 Agustus 1932
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Motto:
Bodoh dan salah oentoek mempersatoekan apa jang tak dapat bersatoe dengan mengemoekakan sembojan jang bersandarkan pada perasaan sadja. Begitoe poela bodoh dan salah djika tiap-tiap perbedaan pemandangan dipergoenakan oentoek mendjadi sebab mengadakan partai-partai baroe. Djika tidak hanja kenafsoean dan tindakan sewenang-wenang, melainkan djoega fikiran sehat, jang menetapkan sesoeatoe tindakan, maka demikian itoe baroe dapatlah mendjadi oekoeran oentoek menentoekan kemoestian perpisahan itoe, jalah bahwa perbedaan pemandangan itoe haroes menimpoelkan pertentangan aliran-aliran, karena aksi pergerakan doea matjam itoe satoe sama lain menghalang-halangi dan melemahkannja. (Prof. A. Pannekoek)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 35 Th 2, 30 Agustus 1932:

Indonesia dalam Lingkoengan Keadaan Doenia ~ 1

Pendjadjahan pada zaman sekarang meroepakan keadaan jang tidak lebih moelia daripada jang berachir.
Demikianlah roman keadaannja pada penghabisan zaman ini: didalam segala matjam peroesahaan kapital pendjadjahan soedah berakar, perhoeboengan doesoen satoe dengan jang lain terboeka karena djalan rajajang diatoernja sangat rapi, mengoesahakan hatsil boemi (tambang) Indonesia dengan segala kegiatan, memeras tenaga ra’jat, meroesakkan ultuur jang lama, dan ketiadaan hak-hak politik oentoek dapat menolak segala rintangan politik dan perekonomian setjara jang teratoer.

Kewadjiban Nasional Pemoeda Indonesia ~ 3

Soal pemoeda adalah soeatoe soal jang sangat penting bagi pergerakan sesoeatoe bangsa. Menoeroet hakekat riwajat doenia dapat kita menjatakan bahwa pemoeda itoe adalah toekang merobah zaman (hervormer van den tijd). Roda zaman senantiasa teroes berkobar, jang telah boeroek dan tertoea terlempar dan diganti dengan jang baroe dan lebih sempoerna.

Riwajat Minangkabau dan Pergerakan ~ 5

Semendjak kita adjar kenal dengan D.R. maka mengertilah kita bahwa madjallah ini, adalah satoe tempat boeat ra’jat djelata boeat menghamparkan nasib jang diderita mereka. Soedah sekian lama kita berdjabat tangan dengan D.R., beloemlah kita ketemoe dengan keadaan nasib ra’jat M.K. (Minangkabau) dan pergerakannja. Maka inilah jang memaksa kita mengangkat pena, boeat meriwajatkan dan menerangkan peri hal nasib ra’jat M.K.

Pemandangan Loear Negeri ~ 6

Didalam pendiriannja terang-terang pemerintah Djerman pada waktoe ini sebenarnja telah memehak kepada Hitler dan kaoem reaksinja, oetjapan-oetjapan von Schleiger maoepoen von Papen kepala dari ministerie sekarang, dalam hakekatnja tidak berbeda sama sekali dengan pembitjaraan-pembitjaraan Hitler dan komplotannja.

Additional Information

Weight 0.05 kg