Daulat Ra’jat No 38 Th 2 (30 September 1932)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 38 Th 2, 30 September 1932
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 38 Th 2, 30 September 1932:

Krisis Doenia dan Nasib Ra’jat Indonesia (Pidato Mohammad Hatta) ~ 1

Mengingat serangan dan antjaman kapitalisme dan imperialisme barat tadi, njatalah bahwa pertahanan kita baroe sempoerna kalau ia tersoesoen dari pada tenaga ra’jat jang banjak, jang bersatoe paham. Segala perdjoangan jang tidak disokongoleh paham dan iman ra’jat tidak akan membawa hasil.

Non-Cooperation ~ 2

Soal Non-Cooperation bagi pergerakan kemerdekaan kita adalah soal toea, jang soedah mendjadi dasar kepolitikan dalam perdjoangan kemerdekaan ini.
Kita membitjarakan soal ini oentoek sekedar menangkis kritik terhadap kepada politik non-cooperation dalam “Pertja Selatan” No. 97 dan 98 dan kritik ini pada sebenarnja dihadapkan semata-mata kepada “Partai Indonesia”.

Narief – Kemerdekaan Kita ~ 4

Kemerdekaan Indonesia tidak terdapat dalam tangannja kaoem terpeladjar tetapi terdapat dalam tangannja ra’jat djelata. Melihat keadaan pendoedoek Indonesia, keadaan dimana ra’jatnja masih banjak menggontjangkan kepertjajaan (teroetama tentang kemerdekaan) kepada kaoem terpeladjar, soal ini masih beloem boleh dikatakan soedah basi.

Soerat Kiriman ~ 5

Dalam riwajat pergerakan kebangsaan di Indonesia kita ini, banjaklah jang mesti kita ambil peladjaran-peladjaran dari pergerakan-pergerakan kemerdekaan itoe boeat soeloeh kita diwaktoe jang akan datang, soepaja kita djangan patah ditengah, sampai kita mendapat kemenangan.

Pemandangan Loear Negeri ~ 7

Mansjoeria telah diakoei “merdeka” oleh Djepang, seperti ia dahoeloe didalam 1909 mengakoei kemerdekaan Korea. Pengakoean kemerdekaan jang demikian ini selamanja bersangkoetan dengan perhoeboengan atau pertentangan pendapatan antara kaoem imperialisme tentang perboeatan satoe-satoenja.

Additional Information

Weight 0.05 kg