Daulat Ra’jat No 41 Th 2 (30 Oktober 1932)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 41 Th 2, 30 Oktober 1932
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Boeroeh!

Napas berdesir, peloeh mengalir
Bajangan moeka moeram dan sedih
Doedoek berkipas berlepas lelah
Dipinggir djalan dalam jang reda…

Pelbagai golongan hilir dan moedik
Toean dan njonja tjantik-tjantik
Boerdjoeis Indonesia ta’ ketinggalan
Dengan segarnja menghiasi djalan…
(Toetoel Singgalang)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 41 Th 2, 30 Oktober 1932:

Indonesia dalam Perhoeboengan Doenia ~ 1

Karena perhoeboengan perekonomian loear negeri di Indonesia jang sepenting itoe, maka Indonesia tidak dapat poela terpisah dari keadaan doenia loear, bahkan dari kedjadian-kedjadian jang mendjadi kelangsoengannja perekonomian doenia baik Barat maoepoen Timoer dan Amerika dan lain-lainnja, jang pada hakekatnja soedah tergaboeng mendjadi satoe itoe.

Sjahrir – Socialisme dan Collectivisme ~ 2

Selain dari tentang soal nasionalisme dan soal persatoean, jang telah amat terkenal benar didalam doenia pergerakan kita, banjak benar faham-faham jang djoega kerap kali terdengar diseboet, akan tetapi beloem tjoekoep dimengerti. Oempamanja sadja tentang communisme jang sebenarnja telah beberapa tahoen lamanja dipropagandakan disini dahoeloe, selaloe kita berdjoempa kekoerangan pengertian biarpoen sekali didalam kalangan jang menamakan dirinja intellektueel.

Fanatisme ~ 3

Sirkoelir saudara K.H. Dewantoro, ketoea pimpinan oemoem dari Taman Siswa jang baroe sadja disiarkannja kepada seantero pengoeroes tjabang pergoeroean Taman Siswa, patoetlah menarik perhatian kita. Maksoed dari isi sirkoelir itoe ialah melarang anggauta-anggauta T.S. boeat menggantoengkan gambar (K.H. Dewantoro) dimana-mana sadja, dengan beralasan ia tidak maoe didewa-dewakan.

Salim – Film di Indonesia ~ 6

Pengaroeh film mengandoeng arti di Indonesia. Permainan memoesnahkan semangat ra’jat, ja, ratjoen bagi fikiran. Karena lagi dalam pergaoelan pendjadjahan ini ta’ ada lapangan boeat fikiran jang sehat dan kritik jang pantas, maka njatalah bagi kita, bahwa film-film jang dipertontonkan disini membajangkan bagi kita adat-istiadat dan ketinggian serta kedalaman kemanoesiaan Barat.

Pemandangan Loear Negeri ~ 7

Jang mempenoehkan isi soerat-soerat kabar pada waktoe ini jalah kabar-kabar tentang keroesoehan idaman didoenia. Tiap hari kita bisa membatja tentang pertoemboekan-pertoemboekan antara ra’jat jang sengsara jang meminta soepaja oemoem memperhatikan nasibnja dan politik jang meminta soepaja digadji oentoek mendjaga keamanan negeri.

Gandhi dan Kaoem Kapitalis India ~ 8

Siapa jang mengetahoei tentang kesengsaraan jang diderita sekian lamanja di India, tentoe akan terperandjat melihat di Inggeris orang tidak merasakan dan memperdoelikan hal demikian. Mengapakah orang-orang Inggeris tidak memprotes atoeran-atoeran jang kedji, jang diperlakoekan atas India itoe?

Additional Information

Weight 0.05 kg