Daulat Ra’jat No 44 Th 2 (30 November 1932)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 44 Th 2, 30 November 1932
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Kepada Iboe P.N.I.!

Alangkah manis kewadjiban kita!
Mendidik boedjangga Indonesia!
Ta’ ternilai lagi diatas doenia,
Pekerdjaan iboe pengoeat pemoeda.

Sedang beriring dalam penghidoepan
Dengan soeami berhati djantan,
Kaoem iboe djangan ketinggalan,
Memadjoekan bangsa berlomban-lomban.
(Renolina)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 44 Th 2, 30 November 1932:

Menentang Ordonnantie Sekolahan Liar ~ 1

Lambat laoen bertambah lebih djelas bagaimana pergerakan ra’jat Indonesia seoemoemnja, maoepoen pergerakan politik atau pergerakan hanja social, pergerakan nasionalis atau pergerakan agama, sedikitnja tidak dapat menerima peratoeran sekolahan liar ini. Didalam beberapa mekloemat-mekloemat beberapa golongan ra’jat kita telah menjatakan keberatannja terhadap peratoeran baroe ini.

Pemoeda dan Pergerakan Kebangsaan ~ 2

Pergerakan pemoeda-pemoeda memegang rol jang maha penting didalam perdjoangan, ianja terletak dimoeka mendahoeloei segenap pergerakan ra’jat.

Bahagian Pemoeda dalam Pergerakan ~ 3

Ditiap-tiap daerah, dimana bertioep angin pergerakan politik, telah biasanja bahwa teori-teori jang difikirkan dan dikembangkan oleh pengandjoer-pengandjoer dan orang pintar-pintar teroetama dipraktikkan -soenggoh-soenggoehpoen dengan tidak begitoe mengenai jang dimaksoed dan tjara mendjalankan praktik itoe tidak begitoe teliti dan haloes- oleh pemoeda-pemoeda jang mana dengan tidak memperhatikan masa selaloe dengan sengadja rela hati memberikan tenaganja oentoek keperloean dan keselamatan bangsanja, dll.

Imperialisme Djepang di Mansjoeria ~ 5

Sedang di Geneve hiboek dibitjarakan nasib Djerman berhoeboeng dengan soal persediaan sendjata, maka Djepang tidak berhenti-berhenti mengadakan persediaan sendjata. Siang dan malam bekerdjalah paberik indoestri sendjatanja; beberapa kiriman jang besar-besar datang dari Vereenigde Staten van Amerika dan Eropah.

Fascisme ~ 6

Pendjelasan hakekat soal fascisme penting karena pada masa inni bagi kita perdjoangan principieel, ertinja perdjoangan jang menoentoet kedjernihan azas-azas dimana kita haroes berdiri adalah lebih berharga dari pada bekerdja dengan keragoe-ragoean azas atau bekerdja dengan azas tidak terang, jang hanja dapat membawa kita kemedan kesesatan dan kekatjauan.

Fascisme dan Kaoem Boeroeh ~ 7

Sir Leo Chiozza Money menoelis dalam seboeah soerat kabar: “kalau di Italia seorang toean tanah kolot ta’ menjoekai tanahnja, maka itoe laloe dipergoenakan boeat keperloean oemoem; jang berhak merampas tanah itoe pemerintah dan diberikannja kepada kaoem penganggoer”.

Additional Information

Weight 0.05 kg