Daulat Ra’jat No 7 Th 1 (20 November 1931)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 7 Th 1, 20 November 1931
Tebal: 10 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Keberanian masih senantiasa besar harganja. Kewadjiban jang pertama dari manoesia jalah menakloekkan watek ketakoetannja. Kita haroes bebas dari ketakoetan, sebeloem itoe kita beloem dapat berboeat apa-apa sama sekali. Perboeatan-perboeatan manoesia itoe mengandoengsifat perboedakan dan tidak djoedjoer, biarpoen pikirannja sama sekali palsoe, dia berfikir sebagai boedak belian dan penakoet, sampai ia dapat menakloekkan ketakoetan….. Seorang manoesia haroes berani, dia haroes berdjalan teroes, dan bertabiat sebagai djantan, tegap pertjaja pada poetoesan jang diambil, dan dia haroes djangan takoet sama seklai. Sekarang baroe dan kemenangan akan ketakoetan senantiasa akan memoetoeskan, berapa djaoeh dia boleh memakai nama djantan. (Thomas Carlyle)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 7 Th 1, 20 November 1931:

Mohammad Hatta – Pengaroeh Koloniaal Kapitaal di Indonesia ~ 1

Pada penghabisan pidatonja dimoeka Volksraad, tatkala menerima djabatan goebernoer-general jhr de Jonge berkata sepatah doea tentang kepentingan peroesahaan barat jang ada di Indonesia, jang memberi kerdja kepada kaoem boeroeh Indonesia, menghasilkan belasting kedalam kas negeri dan membangkitkan kehasilan negeri jang didjoeal diloear negeri. Peroesahaan-peroesahaan besar itoe amat bergoena, katanja, karena kalau ia tidak ada maka roemah tangga negeri dan penghidoepan ra’jat akan djadi koetjar-katjir. Lihatlah, kalau peroesahaan-peroesahaan itoe ditimpa krisi, seloeroeh Indonesia toeroet merasainja.

Warta dari Air Itam ~ 4

Bahwa di Air Itam soedah didirikan pada tanggal 15 Oktober 1931 satoe koempoelan jang dinamai “Perkoempoelan Medan Batjaan Ra’jat Indonesia”. Perkoempoelan ini adalah pergerakan sociaal, ja’ni pergerakan boeat memadjoekan dan mempertinggi pengetahoean ra’jat.
Air Itam adalah seboeah doesoen jang nanti bisa mendjadi poesat pergerakan Nasional Indonesia boeat daerah Sumatera Selatan, karena ra’jat disini sedar dan soenggoeh maoe bergerak. Pada zaman pergerakan Partai Nasional Indonesia Air Itam tidak ketinggalan. Sekarang, P.N.I. boebar, ra’jat Indonesia miskin, terlebih lagi dalam moesim meleset ini, berhoeboeng dengan djatoehnja harga karet sehingga djatoeh poelalah mata pentjarian anak negeri; kemiskinan ini bertambah njata waktoe penagihan belasting dan wang gawe radja (heerendienst).

Rapat Oemoem “Golongan Merdeka” ~ 5

Sdr. Soeka menerangkan, bahwa perasaan kebangsaan pada ini zaman hampir lenjap, karena pengaroeh-pengaroeh asing jang meradjalela di Indonesia ini. Diwaktoe bangsa Indonesia masih sebagai bangsa jang merdeka, maka perasaan kebangsaan itoe melekat betoel-betoel dalam sanoebarinja ra’jat. Pada zamannja keradjaan Madjapahit bangsa Indonesia masoek terhitoeng sebagai bangsa-bangsa didoenia dan bisa berhoeboengan dengan lain-lain benoea. Perdagangan pesat adanja sampai bisa di Tiongkok, India, Madagaskar, dll. Ketjakapan memerintah negeri tidak kalah dengan lain-lain negeri barat. Sebagai boekti Gadjah Mada adalah seorang staatsmant jang tjakap. Doeloe japara, gresik, Bantam adalah pelaboehan-pelaboehan jang terbesar. Tentang keekonomian dan pembikinan roemah-roemah (bouwkunst) boleh dibilang sempoerna adanja. Tiap-tiap ra’jat Indonesia merasa bangga menjeboet dirinja bangsa Indonesia.

Konperensi Medja Boendar di London ~ 6

Ra’jat India tidak memperdoelikan Konperensi Medja Boendar, bergerak teroes lebih giat.

Telah lebih dari seboelan lamanja Konperensi Medja BOendar di London doedoek bersidang. Biarpoen begitoe baroe amat sedikit sadja jang dapat didengar atau dibatja didalam pers tentang permoesjawaratan itoe. Setahoen jang laloe soerat-soerat kabar diseloeroeh doenia hiboek membitjarakan arti Konperensi Medja Boendar jang kedoea ini. Sebagai telah kita njatakan dalam karangan jang lain, Konperensi Medja Boendar jang kesatoe tidak membawa hatsil jang dimaksoedkan oleh pemerintah Inggeris, karena ra’jat India tidak menggigit pantjing Inggeris ini dan sebaliknja memboycot Round Table Conference itoe.

Pergerakan Vietnam (Tanah air Annam, Indo-China) ~ 7

Disini kita kasi kedjadian-kedjadian jang terpenting ditahoen jang 1929:
6 Februari – Pemboenoehan soeatoe saudagar manoesia (ronselaar) Bazin. Ini pemboenoehan mendjadi tjamboek boeat pemerintah oentoek memetjahkan “complot nationaliste”, dan diboelan-boelan jang akan datang beriboe orang ditangkap.
21 Maart – Hoekoeman kerdja paksa kepada Phon Van Khiem jang mentjoba memboenoeh opsier justitie Nadaillat.
28 Maart – Hoekoeman setahoen kepada penerbit “Jeune Indochine” di Saigon.
8 Mei – Nguyen Yon Hin, jang memimpin manifestatie di rue Lazarotte mendapat hoekoeman tiga tahoen pendjara.
Pemogokan goeroe-goeroe.

Soerat-soerat dari Loear Indonesia ~ 8

Di Amerika, karena gadjihnja kaoem boeroeh ada sedikit besar, djadi kebanjakan kaoem boeroeh disana bisa hidoep setjara manoesia, bisa menjewa tempat tinggal bersih, bisa beli makanan enak, bisa beli apa-apa jang bergoena boeat keperloean hidoep sehari-hari dan djoega kebanjakan kaoem boeroeh kasar di Amerika banjak jang mempoenjai auto boeat menjenangkan dirinja sehabisnja bekerdja dengan membanting toelang dengan mengeloearkan banjak keringat; tetapi kaoem boeroeh bangsa Indonesia jang ada di Indonesia djangankan boeat beli auto sematjam kaoem boeroeh kasar di Amerika, sedangkan boeat makannja sendiri lagi tidak tjoekoep boeat satoe hari itoe.

Additional Information

Weight 0.05 kg