Daulat Ra’jat No 71 Th 3 (30 Agustus 1933)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 71 Th 3, 30 Agustus 1933
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 19

Keterangan

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 71 Th 3, 30 Agustus 1933:

Hak Bersidang dan Berkoempoel dalam Teori dan Praktik ~ 1

Tatkala pemerintah mengadakan peratoeran baroe tentang hak bersidang terhadap P.N.I., Partindo, Permi, dan P.S.I.I., tidak banjak orang jang menjangka bahwa hak itoe lebih sempit dalam praktek. Dalam teori kalau hendak mengadakan rapat tertoetoep atau koersoes anggauta, lima hari lebih dahoeloe haroes diberi tahoekan kepada jang berkoeasa. tetapi, dalam praktek pemberitahoean boeat mengadakan rapat tertoetoep hampir sama dengan meminta izin.

Boerhanoeddin – Vergaderverbod ~ 2

Pada waktoe ini oedara Indonesia penoeh dengan perkataan-perkataan vergaderverbod. Baik vergaderverbod itoe sendiri, maoepoen teorinja tentang pemberian tahoe djika P.N.I. atau Partindo akan mengadakan rapat tertoetoep, sangat mendapat perhatian orang banjak.

Membangkitkan Keinsjafan ~ 3

Djika kita memperhatikan perdjalanan riwajat perdjoangan ra’jat marhaen oentoek memperbaiki nasib mereka dalam seperempat abad, jang ta’ berhentinja ditimpa oleh bentjana kesengsaraan dalam soal penghidoepan, dapatlah kita pastikan bahwa sedjak bangoennja pergerakan di Indonesia menoentoet peroebahan pergaoelan hidoep kolonial ini, perdjoangannja itoe tetap melaloei tingkat kemadjoan.

Aboe Sadis – Nasib Ra’jat Marhaen Indonesia dan Pergerakannja ~ 4

Djika kita memperhatikan keadaan ra’jat marhaen Indonesia dan mengambil pertjontohan dengan kaoem proletar di Eropah atau ditanah jang merdeka, sekalipoen mereka mempoenjai nasib jang sama, sama-sama ditindas oleh kapitalisme, tetapi bagi ra’jat Indonesia ada lebih djelek lagi nasib jang ditanggoengnja, apabila kita perhatikan dengan pemandangan jang djoedjoer.

Socialisme, Demokrasi, Memperloeas dan Memperdalamkannja ~ 5

“Revolutionnaire evolutie” (perobahan jang tetap hebat) daripada pergaoelan hidoep oleh Marx dan Engels diartikan: Soeatoe pergerakan dengan pengikoetnja ra’jat banjak jang senantiasa tambah banjak djoemlahnja oentoek mentjapaikan toedjoean-toedjoean jang makin bertambah diperdalamkannja.

Pertjatoeran Politik Doenia ~ 6

Gelombang krisis tetap mendjalar dan ta’ dapat ditahan dengan djalan dan oesaha bagaimanapoen djoega. Arah perdjalanan krisis ekonomi maoepoen politik tidak boleh tidak mesti menoedjoe ke pertempoeran imperialistis jang akan lebih hebat dan ganas lagi daripada peladjaran peperangan doenia (1914-1918) jang baroe laloe ini.

Satoe Kitab Ketjil jang Bagoes ~ 7

Saudara Darwys Thaib mengeloearkan satoe kitab ketjil jang isinja terambil dari pada pokok-pokok koersoes jang pernah diadjarkannja kepada anggauta-anggauta P.N.I. di Manindjau dan daerahnja, sehingga boeah pengetahoeannja itoe sekarang dapat diketahoei oleh oemoem.

Additional Information

Weight 0.05 kg