Daulat Ra’jat No 77 Th 3 (30 Oktober 1933)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 77 Th 3, 30 Oktober 1933
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 77 Th 3, 30 Oktober 1933:

Keadaan Politik dari Sehari ke Sehari ~ 1

Lagoe politik di Indonesia sekarang hampir tidak berobah dari sehari kesehari, beroelang-oelang sama ragamnja seperti boenji soeling anak desa dipinggir sawah pada boelan terang.

Mohammad Hatta – Pemoeda dalam Krisis ~ 2

Soal pemoeda dalam krisis boekan lagi soal Indonesia sadja, melainkan soedah mendjadi soal doenia. Diseloeroeh doenia hampir rata-rata emoeda mengalami krisis jang hebat. Ia dididik oentoek beberapa matjam pekerdjaan, tetapi masjarakat tidak memberi tempat lagi bagi dia.

Tjatoer Politik Dikeliling Laoetan Tedoeh ~ 4

Laoetan Tedoeh tidak lagi setia kepadanja namanja. Dalam fasal politik ia tidak tedoeh lagi seperti setengah abad jang laloe. Apa lagi sesoedah perang besar soal pacific semangkin lama semangkin hangat. Pada soeatoe ketika hampir sedoenianja orang menjangka, bahwa tidak lama lagi akan terdjadi peperangan antara Ameerika dan Djepang.

Boerhanoeddin – Perhoebongan Internasional Dimasa Ini ~ 5

Dengan singkat telah kita gambarkan di madjallah no. 74 bagaimana kemoestahilannja perdamaian itoe dapat ditjapai, selama doenia masih dikoeasai oleh stelsel kapitalisme. Dengan tidak meloepakan bahwa adanja perloetjoetan sendjata dan sebagainja, kita berani mengatakan bahwa perdamaian internasional sebagai jang ditjita-tjita itoe tidak dapat teertjapai.

Nazi dan Anschlusz ~ 7

Mereka jang mengatoer peta Eropah pada konperensi perdamaian di Versailles tidak mengira, bahwa perboeatan mereka itoe sekarang mendjadi pokok kekoesoetan di Eropah Tengah. Kalau mereka tidak dipengaroehi oleh nafsoe kebentjian terhadap jang kalah, soedah tentoe mereka menarik garis-garis batas negeri menoeroet kedoedoekan bangsa satoe-satoenja.

Additional Information

Weight 0.05 kg