Daulat Ra’jat No 8 Th 1 (30 November 1931)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 8 Th 1, 30 November 1931
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Motto:
“In elk Uwer belichame zich het Vaderland. Elk Uwer gevoele zich, en zij in werkwlijkheid verantwoordelijk voor zijn broeders; elk Uwer leere zoo te handelen, dat men in hem het Vaderland eere en liefhebbe”.

“Deradjat dan nasib Tanah Air ada digenggaman toean masing-masing. Masing-masing toean hendaknja berkewadjiban dan dapat menanggoeng djawab soenggoeh-soenggoeh atas saudara-saudara toean; masing-masing toean hendaknja berichtair mendjoendjoeng deradjat dan mentjintai Tanah Air toean”
(Mazzini)

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 8 Th 1, 30 November 1931:

Mohammad Hatta – Toentoet Kemerdekaan Pers! ~ 1

“Bahwasanja kemerdekaan pers itoe adalah salah satoe dari pada benteng kemerdekaan jang besar, dan hanja dapat dimatikan oleh pemerintah jang bersifat sewenang-wenang”.

Demikianlah boenji fasal 12 dari pada “Declaration of Right”, jaitoe Hoekoem Azas jang dipakai oleh keradjaan Virginia, bagian dari Amerika Serikat, waktoe keradjaan-keradjaan ini mereboet kemerdekaan mereka! Ma’na keterangan itoe ta’ lain melainkan bahwa kemerdekaan pers itoe adalah soeatoe hak ra’jat jang oesali, jang tidak boleh dihilangkan dan disia-siakan.

Pergerakan Ra’jat Indonesia ~ 3

Semendjak boebarnja P.N.I. hingga pada masa ini, maka tampaklah kepada ra’jat jang P.N.I. itoe masih beloem pergerakan ra’jat sedjati. Sebab itoe serenta P.N.I. mendapat halangan, halangan mana jang membawa korban empat pemimpinnja jang sama mendapat hoekoeman, didalam keadaan jang demikian, maka pergerakan P.N.I. mendjadi lemah, mendjadi kaloet, hingga kesoedahannja mendjadi boebar atas desakan pemimpin-pemimpinnja.

Rapat Oemoem “Golongan Merdeka” ~ 4

Sdr. Rakim membintjangkan tentang onderwijs ra’jat.
Kesempatan beladjar hanja diberikan kepada kaoem-kaoem jang berderadjat atau jang mempoenjai wang, sedang ra’jat tetap tinggal dalam kegelapan. Ini dirasakan ketjiwa, sebab soedah 300 tahoen lebih ra’jat bernaoeng dibawah pemerintah asing jang katanja akan menoentoen ra’jat dari tempat jang gelap goelita kepada jang terang.

Perdjoangan di India ~ 5

Perempoean haroes mempoenjai sekalian apapoen hak-hak jang diberi kepada laki-laki. Didalam hoekoem Hindoe ada perbedaan, kita moesti toekar ini. Djika perempoean hendak doedoek didalam rapat pengoeroesan dari negeri, ia haroes diberi kesempatan, ia haroes dapat berboeat segenap apa, seroepa lelaki, didalam sekalian hal.

Suparman – Sedikit tentang Boeroeh di Negeri Belanda ~ 5

Krisis jang menggontjangkan doenia tidak loepa poela mengoesoetkan perekonomian negeri Belanda. Djoemlah orang jang dikeloearkan dari pekerdjaannja soedah 200.000 orang. Sehingga koerang lebih 800.000 orang (djika dihitoeng dengan anak bininja) akan menderita sengsara didalam moesim dingin jang akan datang. Karena itoe timboellah roesoeh diantara boeroeh di negeri Belanda.

Soerat-soerat dari Loear Indonesia ~ 7

Semoea pergerakan kebangsaan jang revolutioner dari tanah Colonie Inggeris ataupoen pergerakan kebangsaan jang ada di Asia mendapat persetoedjoean besar dari kaoem boeroeh Inggeris jang revolusioner.

Additional Information

Weight 0.05 kg