Daulat Ra’jat No 82 Th 3 (20 Desember 1933)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 82 Th 3, 20 Desember 1933
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 82 Th 3, 20 Desember 1933:

Oendang-oendang dan Practijk ~ 1

Sewaktoe-waktoe terdengar oleh kita orang melepaskan kedongkolan hatinja dengan perkataan: “Apakah goenanja pemerintah memboeat oendang-oendang, wet atau ordonnantie, kalau dalam practijk pemerintah sendiri berboeat sesoeka-soekanja sadja dan tidak memperhatikan perboeatannja itoe?”

Boerhanoeddin – Teori Politik dan Prakteknja ~ 2

Boekan sadja bagi sesoeatoe organisasi politik, tetapi tiap-tiap badan jang mengandoeng soeatoe oesaha didalamnja, memboetoehi teori. Soedah mendjadi hak dan hoekoem bagi tiap-tiap oesaha dan perdjoangan moesti disertai dan diiringi dengan perhitoengan dan pengetahoean.

Mohammad Hatta – Pemimpin dan Penghidoepannja ~ 3

Diwaktoe jang paling achir, berhoeboeng dengan keadaan Ir. Soekarno fasal penghidoepan pemimpin sering dibitjarakan orang dalam pers. Ada jang menoelis, bahwa pemimpin itoe manoesia biasa sadja. Sebagai manoesia biasa ia mempoenjai keboetoehan.

Dalam Waktoe Pertjobaan ~ 4

Tiap-tiap ra’jat Indonesia, manakala memperhatikan akan aliran oedara pergerakan diwaktoe jang achir-achir ini, tentoe tahoe bagaimana keadaan politik kita, jang sedang berada dalam kegontjangan, sehingga mendjadikan satoe peringatan jang ta’ moedah diloepakan.

A. Rachman – Kaoem Ethici ~ 5

Sedari penarikan hasil di Indonesia dengan djalan cultuurstelsel diganti dengan particulier initiatief (oesaha seorang-seorang) jang lekas mendjadi induustriel kapitalisme, maka kapitalisme dinegeri Belanda penoeh denga n kepertjajaan dan pengharapan atas kekoeasaan dan kebesarannja.

Haroen Moein – Imperialisme Barat di Timoer di Masa Kini ~ 6

Boeat menerangkan soal diatas, tidak dapat dengan pemandangan sepintas laloe dan melihat keadaan jang sekarang sadja, melainkan mestilah diselidiki perdjalanan riwajat bangsa Barat jang melebarkan sajap imperialisnja kebenoea Timoer dalam abad jang soedah-soedah sampai sekarang ini.

Additional Information

Weight 0.05 kg