Daulat Ra’jat No 83 Th 3 (30 Desember 1933)

Rp 25.000,00

Penulis: Sutan Sjahrir, dkk
Edisi: No 83 Th 3, 30 Desember 1933
Tebal: 8 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Terbit 10 Hari Sekali. Harga 15 Sen. Alamat administratie: Struiswijkstraat 57 Batavia-Centrum. Redactie: Gang Lontar IX/42 – Batavia-Centrum.

Harga langganan 1 tahoen f 6; 3 boelan f 1.50. Pembajaran lebih dahoeloe. Advertentie 20 sen satoe baris. berlangganan lebih moerah dan boleh berdamai.

Dikemoedikan oleh Commissie redaktie. Pengarang di Europa: Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir dan Suparman.

Isi Daulat Rajat Edisi No 83 Th 3, 30 Desember 1933:

Mohammad Hatta – Anggauta Partai dan Kewadjibannja ~ 1

Dalam D.R. jang laloe, waktoe kita membitjarakan fasal “pemimpin dan penghidoepannja”, kita toelis sedikit tentang kewadjiban anggauta-anggauta jang berbahagia hidoepnja terhadap partai. Ia haroes berkorban harta jang tidak sedikit sebagai tanda, bahwa tjintanja kepada partai dan pergerakan tidak terletak dioedjoeng lidah sadja melainkan bersarang didalam hati.

Maskoen – Kaoem Tani Indonesia ~ 2

Roesaknja ekonomi jang dideritakan oleh kaoem tani adalah mendjadi akibat pada kelemahan pada perdjoangan kaoem boeroeh dikota-kota. Tambahan poela, Indonesia adalah negeri pertanian, dimana tertanam modal-modal besar jang bersarang dalam industri pertanian.

T.A. Moerad – Djalan Perdjoangan ~ 4

Dahoeloe semasa zaman B.O. baroe-baroe lahir, orang mengoekoer “pergerakan” dengan segolongan ketjil atau dikalangan kaoem terpeladjar sadja, dengan tjara djogetan, wajangan jang tampak dimata kita. Semoea adalah bersifat “kunst” belaka.

A. Doeja – Tjita-tjita Indonesia Merdeka ~ 5

Indonesia merdeka itoelah sembojan jang didengoengkan oleh segala pergerakan kita dari dahoeloe sampai sekarang. Itoepoen tidak mengherankan lagi, karena itoelah gerbang tempat kita masoek ke Indonesia Raja – Indonesia Ma’moer.

Mohammad Hatta – Pokok-pokok Diktatoer Hitler di Djerman ~ 6

Sesoedah perang besar 1914-1918 banjak sekali orang menjangka, bahwa bagaimana djoega ia meroesak peradaban, ada satoe keoentoengan jang didapat oleh ra’jat jang banjak, jaitoe kemadjoean demokrasi. Demokrasi artinja pemerintahan ra’jat; dimasa sekarang dengan djalan perwakilan dalam Dewan Ra’jat.

Additional Information

Weight 0.05 kg