Doenia Bergerak (Taoen I No. 21, 15 Agustus 1914)

Rp 30.000,00

Penulis: Mas Marco Kartodikromo, dkk
Penerbit: Doenia Bergerak
Edisi: Taoen I No. 21, 15 Agustus 1914
Tebal: 20 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Orang sakit soepaja semboeh baiklah berobat, baik kepada dokter maoepoen kepada thabib meski kepada sinche sekalipoen; orang maboek alcohol baiklah minoem air asam kemoedian ditidoerkan maka semboehlah; orang gila (salah ingetan) bawalah ke Bogor atau ke Lawang disanalah sikesian dapat pertolongan. En sekarang maboek pangkat dan gila hormat apakah obatnja? Aha! paling moedah sekali (tetapi tiada semoea obat tjes-pleng), jaitoe diboeat tableau dimedan soerat kabar, oentoeng dibalik nan oentoeng simaboek pangkat dan sigila hormat bahwa kini djaman S.I. kita orang kaoem kebo-keboan (makin tebel) perasaan manoesia, jaitoe berlakoe sabar, djangan keboeroe-boeroe mengeloearkan tableau; tetapi? ja tetapi, djika tidak ambil ngeloe disabari, apa saja moesti bikin tiada lain melainkan ambil pelita Alladin goena menerangi didalam goetji wasiatnja sigila.
Isinja (Inhoud) Doenia Bergerak (Taoen I No. 21, 15 Agustus 1914):

Agent Baroe ~ 1
Sakit Maboek dan Gila ~ 1
Hindia dalam Gelap Goelita ~ 3
Apakah Bedanja Prijaji dan Kepala Desa? ~ 8
Penjamoenkah? ~ 10
Nasibnja Personeel S.S. Soenggoeh Tjiloko (Inlanders) ~ 12
Tanah Hindia akan Goegoer ~ 14
Perang di Europa ~ 16

Additional Information

Weight 0.05 kg