Esai Goenawan Mohamad ~ Pada Mulanja Adalah Komunikasi, Sebuah Surat untuk Sapardi Djoko Damono (SASTRA, N0. 03, Th. IV, Maret 1964)

Rp 7.000,00

Penulis: Goenawan Mohamad
Media: SASTRA, N0. 03, Th. IV
Tahun: 1964
Halaman: 21-22
Ukuran: 8. 71 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 25

Keterangan

Surat ini saja tulis sebagai djawaban suratu jang melalui madjalah Basis tempohari, meskipun bukan djawaban jang langsung. Namun sebagaimana suratmu dulu banjak membitjarakan persoalan-persoalan jang kita hadapi dewasa ini, demikian pula surat saja ini, Sapardi.

Diatas saja kutip satu kalimat dari pidato Lahirnja Pantjasila. Mengapakah saja kutip kalimat itu? Tak lain, karena saja melihat gunanja dala pembitjaraan masalah kesusasteraan, sebagai suatu wilayah dimana terselenggara ,,tjara jang berkeadaban” itu.

Kita dengan djlas membedakan antara tudjuan dengan tjara dalam pentjipataan seni, chususnja sastra. Dengan kata membedakan” itu tidak berarti kita memisahkan tjara dari tudjuannja atau memisahkan tudjuan dari tjaranja, melainkan sebaliknjalah: kita melihat pentingnja tjara selain djuga pentingja tudjuan itu. Dengan demikian kita tidak akan memiliki tudjuan belaka, hingga tjara-tjaranja kita anggap sepele. Sikap demikian adalah tendensi pragmatisme, jang berpedoman ,,mana jang berhasil baik, itulah jang benar”, jang oleh kaum Marxis dengan tepatnja didjuluki ,,filsafat dagang besar”!

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)