Fikiran Ra’jat No. 13 (23 September 1932)

Rp 10.000,00

Penulis: Sukarno, dkk
Penerbit: Fikiran Ra’jat
Edisi: 23 September 1932
Tebal: 24 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Pada saat sesoeatoe ra’jat benar-benar ingin merdeka, ia djoega merdeka. (Zoodra een volk onafhankelijkheid wenscht is het ook vrij). (Tjipto Mangoenkoesoemo)

Isi Fikiran Ra’jat No. 13, 23 September 1932 adalah:

Karikatur | “Sarekat Bangsa”!!! ~ 1

Perhimpunan Peladjar-peladjar Indonesia ~ 2

Resolusi-resolusi jsng telah dipoetoeskan oleh Rapat Tahoenan dari Perhimpoenan Peladjar-peladjar Indonesia pada tanggal 18 September 1932 di Gedong Indonesia:

I. Imperialisme dan perdjoangan kemerdekaan dari ra’jat jang terdjadjah ialah oedjoeng pangkal pertentangan keboetoehan dan kepentingan didalam tiap-tiap masjarakat antara kaoem jang mendjadjah dengan kaoem jang terdjadjah.
II. Soal melenjapkan pendjadjahan dalam mentjapai Indonesia Merdeka, ialah soal soesoenan kekoeasaan ra’jat Indonesia jang oleh karena adanja imperialisme terdjeroemoes didalam kemiskinan dan kesengsaraan lahir dan batin.
III. Massa-aksi jang tegoeh dan bersendi keinsafan oentoek keperloean kemerdekaan ini, hanja bisa tertjapai, djika ra’jat insaf atas kekoeasaannja, dan insaf atas kemaoean dan toejoeannja soepaja melepaskan diri dari genggaman imperialisme.

Timboelnja Perboeroehan dan Klassen Strijd ~ 3

Riwajat dinegeri Timoer dan djoega di Indonesia tidaklah pernah mengenal Pergerakan Kaoem Boeroeh seperti jang sekarang ada dinegeri Eropah. Djoega pergaoelan hidoep jang dipengaroehi oleh pemboeroehan seperti jang sekarang ini terdapat dinegeri-negeri kapitalistisch. Perboeroehan ini sebetoelnja dinegeri Eropah sendiri adalah baroe terdapat kira-kira tiga ratoes tahoen lamanja dan dimoeka itoe orang tidak mengenalnja. Timboelnja perboeroehan ini sama dengan timboelnja kapitalisme, bertambah soeboernja kapitalisme bertambah banjaklah perboeroehan itoe. Djadi kita bisa bilang timboelnja kapitalisme ini membawa timboelnja perboeroehan. Marilah kita selidiki.

Kearah Persatoean ~ 5

Hari minggoe tanggal 18 September 1932 adalah hari besar, hari jang bisa diperingati, karena pada hari itoe adalah hari jang pertama sesoedahnja P.N.I. marhoem mendapat poekoelan jang haibat dari kaoem reaksi, kaoem pergerakan dikota Bandoeng mengadakan aksi bersama-sama, ialah aksi jang menoendjoekkan bahwa ra’jat Indonesia selamanja bersatoe hati dan berstoe kemaoean djika berhadapan pada moesoehnja jaitoe imperialisme.

Keadaan Politik di Negeri Duitschland. Fascist Contra Democratie ~ 7

Djikalau kita memperhatikan sekarang ini keadaan dinegeri Duitschlandmaka kita bisa katakan pada masa ini, negeri ini soedah terbagi dalam doea bagian, dengan kaoem Nasional Socialist sebagai kepala disebelah kanan dan kaoem Communist sebagai kepala dikiri, sementara kaoem Centrum atau Katholiek ditengah-tengah jang mendjadi djaroem timbangan: kemana ini partij tengah tjondong aliran itoelah jang menang. Kita seboetkan ini doea partij, jaitoe Nasional Socialist dan kaoem Communist sebagai kepala karena ini doea-doeanja partij jang paling radicaal dan jang paling bermoesoehansampe mati-matian di ini masa. Walaupoen kaoem SSociaal Democraat ada lebih banjak dari kaoem Communist, tapi ini kaoem oleh karena pemimpipn-pemimpinnja soeka sekali bersikap oppertunist dan membikin bingoeng pada pengikoetnja maka tidak heran kalau ini kaoem tidak mempoenjai kekoeatan, seperti kaoem communist jang tidak maoe dimakan mentah-mentah oleh kaoem Fascist (Nasional Sosialisten) dan selamanja membalas dengan kontant atas segala perboeatannja kaoem kanan.

Apakah jang dinamakan Imeperialisme itoe? ~ 9

O memang, Pendjadjahan membawa pengetahoean, pendjadjahan membawa kemadjoean, pendjadjahan membawa kesopanan. Tetapi maksoed jang sedalam-dalamnja ialah oeroesan rezeki, atau sebagai Dr. Abraham Kuyper menoelisnja didalam ia poenja boekoe “Antirevolutionaire staatkunde” – “Soeatoe Oeroesan Perdagangan”, “een mercantiele betrekking”! “Kolonies”, – begitoelah pemimpin besar ini menoelis.
“Kolonies zonder penanaman soemah-soemah koelitpoetih boeat berdiam mendjadi pendoedoek dikolonie itoe selama-lamanja, adalah mengasih kesempatan menjoeboerkan penghasilannja negeri boemi-poetra itoe, menggali tambang-tambangnja, mendjoeal barang-barang kita disitoe dan sebaliknja mentjarikan pasar-pasar oeroesan rezeki. Oeroesan ini ialah oeroesan pemboekaan tanah, oeroesan mempaberikan barang-barang, oeroesan pasar dan perdagangan seberang laoet, tetapi sampai didalam oeroesan bahasa dan adat-istiadatpoen dan teroetama sekali didalam oeroesan agamanja ra’jat jang kalah itoe, maka bangsa jang menang bisalah djoega tak ikoet tjampoer sama sekali.
Oeroesan ini adalah dan tetaplah oeroesan perdagangan jang mengajakan negeri jang mendjadjah dan jang tak djarang memelaratkan negeri jang didjadjah.”

Kronik Indonesia ~ 13

Pada tanggal 18 September di Bandoeng telah diadakan Combinatie-Vergadering dari partai-partai politik jang ada dikota Bandoeng.

Pada malam 9-10 September Jl. di Ambon telah terdjadi satoe gempa boemi jang haibat. Di Talehoe ada 60 boeah roemah jang roentoeh.

Kronik Indonesia di nomer 13 ini meliputi daerah-daerah: Malang, Mataram, Tapanoeli, Bandung, Solo, jakarta, Tosari, Surakarta, Surabaya, Semarang, Toba, Tjirebon.

Peristiwa-peristiwa jang termasoek antara lain Himpoenan Soedara, Perhimpoenan semoea Pemoeda, P.N.I., Taman Siswa, P.S.I.I.

Kronik Oemoem ~ 14

INDIA
Gandhi ambil poetoesan akan poeasa sampai mati, moelai tanggal 20 September, sebagai protes terhadap pemerintah Inggeris poenja pemberesan dalam golongan rendahan,
Atas ini poetoesan patel bekas presiden National Congres India, jang sekarang ada di London, minta agar Gandhi timbang-timbang lagi ini poetoesan, karena dengan matinja ia, ada keroegian lebih besar boeat ratoesan miliioen orang jang harapkan ia poenja tenaga.
Kaloe Gandhi sampai ambil ini poetoesan, ia oleh pemerintah akan dimerdikakan dan dibawa ke Sabharmati Ashram, di ia poenja tempat kediaman dekat Ahmedabad moelai dari tanggal ia berpoeasa.
INGGERIS
Rote Fahne orgaan centraal kaoem Kominis dilarang terbit boeat 4 minggoe lamanja.
Pada persidangan Rijksdag tanggal 12 September, kaoem koeminis ambil motie, djangan pertjaja pada pemerintah dan lebih djaoeh ma’loemat ekonomi dan oeroesan oewang mintak ditjaboet. Waktoe atas ini motie oleh voorzitter Goering maoe diadakan pemoengoetan soeara, Von Papen kasikan pada Goering ma’loemat pemboebaran Rijksdag. Pemerintah kalah dengan 513 melawan 23 soeara dan 50 orang tidak toeroet mengambil steman. Rijksdag jang baroe akan dipilih sesoedahnja pada tanggal 10 Oktober jang akan datang.
ITALI
Tidak lama lagi Itali ada niatan akan keloear djadi anggota dari Volkenbond karena dengan menolak permintaan Djerman menjamakan persediaan sendjatanja dengan Perantjis, berarti Volkenbond hanja bekerdja goena kekoeatan Perantjis di Eropah.

Primbon Politik ~ 15

Soekalah kiranja saudara-saudara Redactie mendjawab pertanjaan saja dibawah ini:

1. Apakah sebabnja Boeng Karno memilih “Partai Indonesia”, didalam manifestnja bagi saja koerang terang. Beliau hanja menerangkan bahwa pilihan itoe ada “beliau poenja hak”. Mohon diterangkan dengan djelas.

2. Apakah “vijfjaarsplan” jang dimaksoed oleh Sovjet-Rusland itoe dan apakah toedjoeannja?

3. Bagaimanakah dikerdjakannja?

Primbon Politik diasoeh Ir. Soekarno berisi tanja jadwab politiek. FR kali ini memoeat pertanjaan dari Bogor, dari Bintoehan, dari Tjiandjoer, dari Paree.

Additional Information

Weight 0.05 kg