Fikiran Ra’jat No. 14 (30 September 1932)

Rp 10.000,00

Penulis: Sukarno, dkk
Penerbit: Fikiran Ra’jat
Edisi: 30 September 1932
Tebal: 24 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 19

Keterangan

Perdjoangan kita adalah perdjoangan jang memakan tempo, perdjoangan jang soesah, dan jang tidak boleh berhenti sekedjap mata, jang mengasih satoe-satoe kemenangan tapi beriboe rintangan-rintangan, jang meminta segala tenaga boeat mempertahankan saban-saban setapak tanah, jang didapati dengan banjaknja mengeloearkan korban. Sesoeatoe stormloop (perdjoangan sebagai tofan) bisa mengasih kepoetoesan dengan sekedjap mata, walaupoen dengan meroeboehkan segala pagar-pagar dinding, jang menghalanginja, tetapi djoega segala barang-barang perhiasan jang bagoes dan mahal. Ini bisa. Tetapi stormloop (perdjoangan sebagai tofan) jang dipoekoel moendoer membikin kemenangna-kemenangan jang telah tertjapai mendjadi hilang. Boeat keperloean perdjoangan ini, ada lebih baik, djika kita mengadakan lobang perlindoengan diwaktoe perdjoangan jang tenang. Ini meminta banjak ketegoehan iman dan ketetapan hati jang tidak poetoes-poetoes dari angauta-angautanja dan pemimpin-pemimpinnja. Tetapi kemenangan tentoe terdapatnja dan kita tidak akan banjak berdoeka tjita mengingatkan korban-korban jang telah menimpah pada teman-teman berdjoang. (Douwes Dekker)

Isi Fikiran Ra’jat No. 14, 30 September 1932 adalah:

Karikatur | Raksasa Tiongkok maoe diikat oleh… si Kate (Djepang) ~ 1

Dengan Georganiseerde Massa ke Arah Indonesia Merdeka ~ 2

Djikalau diatas doenia ini ada soeatoe ra’jat jang hak-haknja terhina-hina, jalah ra’jat Indonesia, dan djikalau di Indonesia sini ada satoe atau doea pemimpin jang di masa belakangan ini hak-haknja terhina-hina, maoepoen oleh moesoehnja ataupoen oleh kawan-kawannja sebangsa jalah saudara-saudara kita Boeng Karno dan Boeng Hatta.
Soekarno-Moh. Hatta!
Inilah doea pendekar ra’jat jang namanja telah tergaris sedalam-dalamnja dihati sanoebari ra’jat Indonesia.
Inilah doea pahlawan kebangsaan jang telah insjaf dengan seinsjaf-insjafnja, bahwa kekoeasaan bangsa itoe terletaknja dipangkon (schoot) kaoem Marhaen sadja.
Inilah doea pemimpin pergerakan kemerdekaan jang boleh dibilang mendjadi besar dilapang politik.
Inilah doea panglima nasional jang telah mendapat pertjobaan, oleh karena dengan setia hati membakti pada ra’jat Iboe-Indonesia.
Inilah doea grootmeester dari partai Ra’jat jang ditempo achir-achir ini oleh karena sepak terdjangnja telah mendjadi boenga bibir ra’jat dan boeah toelisan dari seloeroeh pers Indonesia, maoepoen pers poetih ataupoen pers Tionghoa dan pers anak-boemi.

Onderwijs Bangsa Kita dalam Bahaja ~ 4

Didalam keadaan jang begini genting atau crisis, pemerintah mengoerangi belanja negeri, tetapi jang mengenai rasa hati kita adalah didalam onderwijs. Beberapa sekolah-sekolah soedah dihapoeskan atau dikoerangkan dan bakal lagi dikoerangkan, sehingga beriboe-riboe, ja beratoes riboe anak-anak bangsa kita jang tidak mendapat pengadjaran dan tinggal dalam kegelapan. Belandja boeat onderwijs jang soedah begitoe sedikit dibikin lebih sedikit lagi. maka tidak heran djikalau pada ini masa ra’jat Indonesia jang soedah moelai insjaf dan sadar mengadakan sendiri sekolah-sekolah oentoek mendidik dan mengasi pengadjaran bagi anak-anak bangsa kita jang tidak bisa mendapat masoek sekolah, tetapi soedah tentoe ini beloem lagi mentjoekoepi dan memenoehi keboetoehan dan kehaoesan ra’jat kita.

Arti Revolusionair dalam Pergerakan Kemerdekaan di Indonesia ~ 8

Kebanjakan dioemoemnja orang menjangka bahwa revolusionair itoe selamanja bergandengan dengan darah, meriam, bedil dan sebagainja, tetapi ini adalah tidak benar dan oleh karena itoe marilah kita disini bitjarakan dengan sedikit lebar agar ra’jat seoemoemnja mengetahoei. Revolusionair didalam pengertian kaoem pergerakan kemerdekaann Indonesia adalah: “Mengadakan perobahan dengan selekas-lekasnja”, “omvormen in snellen tempo” kata bangsa belanda. Kalau kita katakan: kita ini kaoem revolusionair, tidaklah berarti bahwa kita ini kaoem pemberontak, tapi menoendjoekkan bahwa kita maoe mengadakan perobahan jang setjepat-tjepatnja. Artinja keadaan Indonesia ini jang pintjang kita akan hilangkan dengan selekasnja dan maoe mengganti dengan keadaan jang tjotjok dengan kemaoean ra’jat Indonesia. Djikalau kita katakan pergerakan kaoem Non-Cooperator di Indonesia ini pergerakan jang revolusionair. adalah kita bermaksoed bahwa pergerakan kaoem kiri ini, adalah pergerakan jang radikal dan tidak pergerakan jang hanja bergerak-gerak sadja, seperti pergerakan jang mengoelar kambang. Didalam tjaranja mempoenjai kemaoean terletaknja kerevolusionairannja dan tidak pada sifat atau woedjoednja pergerakan. Didalam kemaoean inilah terletak keradikalan itoe, didalam kekerasan hati, maoe dan berani bekerdja terletaknja revolusionair itoe, dan tidak pada keriboetan atau pemogokan seperti jang disangka-sangka oleh kebanjakan orang. Djadi didalam lekasnja mengerdjakan dan didalam tjara memikirkannja pekerdjaan terletak kerevolusionair kita itoe dan tidak pada sifat-sifatnja (vorm). Ternjata pada kita perbedaan antara passive evolutionair dengan actieve revolutionair, adalah pada temponja, lekasnja, dan kentjangnja bekerdja dan tidak pada tjaranja.

Pergerakan Sekerdja dan Politik ~ 9

Djikalau kita ini memperhatikan pergerakan politik di Indonesia ini boleh kita katakan rata-rata semoeanja itoe memperhatikan keadaan pergerakan kaoem boeroeh jang ada di negeri kita, ini tak lain adalah karena pergerakan kaoem boeroeh jang menentang madjikannja, adalah dalam hakekatnja bertentangan dengan kapitalisme dan imperialisme, jang mana djoega ada mendjadi moesoehnja dari ra’jat Indonesia seoemoemnja, sehingga kita bisa bilang pergerakan kaoem boeroeh djoega ada sebagian dari pergerakan kemerdekaan.
Bagaimana keadaan pergerakan kaoem boeroeh di Indonesia ini?

Rantjangan Soesoenan Congres Indonesia Raja ~ 11

1. Adalah: Permoefakatan Politik Pengedjar kemerdekaan Indonesia (P.P.P.K.I.), jaitoe Federasi daripada anggota-anggotanja. Daftar anggota dirubah tiap-tiap waktoe ada peroebahan.
a.
b.
c.
d.
e. enz
2. P.P.P.K.I. bermaksoed: Kemerdekaan Indonesia.
3. Maksoed ini dikedjarnja dengan oemoemnja menambah banjaknja persatoean aksi politik dikalangan Pergerakan ra’jat Indonesia, choesoesnja mengadakan sedikitnja sekali setaon Congres Indonesia Raja, dimana hal-hal jang penting bagi tanah aer dan ra’jat Indonesia dibitjarakan dan dipoetoeskan dan mendjalankan atau soeroe mendjalankan poetoesan-poetoesan Congres Indonesia Raja itoe (djadi: P.P.P.K.I. mendjadi badan voorbereidend dan executief).

Pemoeda-pemoeda dan Pemerentah ~ 13

Tiap-tiap jang memperhatikan djalannja riwajat doenia dan keadaan dibenoea Timoer atau di Tanah Azia, maka mereka poen mengetahoei bahwa pemoeda-pemoeda itoe adalah selamanja toeroet memegang rol jang penting didalam djalannja dan madjoenja pergerakan kemerdekaan dari tiap-tiap bangsa jang tidak merdeka.
Pemoeda-pemoeda Indonesia teroetama jang terpeladjar, jang menggaboengkan dirinja didalam bermatjam-matjam perhimpoenan jang semoeanja itoe tak lain bermaksoed meninggikan deradjat bangsa dan tanah airnja. Keadaan ini, kita tidak oesah heran, karena pemoeda-pemoeda bangsa kita jang djoega toeroet merasakan pahit dan tidak enaknja mendjadi anak djadjahan, djoega toeroet melihat dengan mata sendiri kesengsaraan dan kehinaan ra’jat bangsanja jang banjak, mereka toeroet menggolongkan tangan badjoenja oentoek toeroet bekerdja membela keselamatan ra’jat. Keadaan jang sehari kesehari jang dirasakannja dan jang dilihatnja, bagaimana koloniale-stelsel, bagaimana pertentangan keboetoehan dari jang mendjadjah dengan jang didjadjah, selamanja mendesak perbaikannja deradjat bangsanja, membikin bertambah tegoehnja dan kerasnja kaoem pemoeda Indonesia bekerdja.

Kronik Indonesia ~ 15

Roemah toean Adinegoro, hoofdredartoer Pewarta Deli di Medan telah digeladah oleh polisi jang memakan tempo 5 djam. Toean ini disangka ada anggota dari partai Repoeblik Indonesia dan membikin perhoeboengan dengan kaoem Koeministen loear negeri. Penggeladahan hasilnja nihil.

Baroe-baroe ini di Atjeh ada 160 bangsa pemoeda bangsa Atjeh jang naik kereta api dengan tidak maoe bajar, karena kata marika sekarang ada moesim soesah. Sesoedah didatangkan militer, baroelah mereka pada toeroen dari kereta api itoe.

Kronik Indonesia di nomer 14 ini meliputi daerah-daerah: Medan, Atjeh, Solo, Tjirebon, Bandoeng, Blitar, Borneo, Mataram, Paree, Makassar.

Peristiwa-peristiwa jang termasoek antara lain P.N.I., Taman Siswa, P.S.I.I., Persatoean perkoempoelan pegawai negeri.

Kronik Oemoem ~ 17

INDIA
Sampai tanggal 25 September Gandhi berpoeasa soedah mengoerangkan timbangan badannja 5 pond dan ia kelihatan lemah sekali, pendengarannja koerang terang, sedang soearanja ada sangat perlahan.
TIONGKOK
Partai Fascist dari djendral Chang Kai Shek, pada waktoe jang belakangan ini, kelihatan madjoe pesat sekali. Kabinet Djepang ambil poetoesan tidak akan perdoelikan pada Polkenbon dalam mengakoe sahnja pemerintah Man Chu Kuo.
DJEPANG
Oleh karena kaoem tani Djepang pada waktoe ini ada sangat soesah, maka oentoek mengentengkan itoe pemerentah menerima apabila kaoem tani membajar padjak dengan hasil boemi mereka.

Primbon Politik ~ 17

1. Apakah jang diseboet ra’jat dalam satoe negeri?

2. Dan apakah ra’jat itoe, di Indonesia ini?

3. Boekankah sebagian dari bangsa kita jang terhimpoen dalam berbagai perkoempoelan djoega sebagian dari ra’jat?

Primbon Politik diasoeh Ir. Soekarno berisi tanja djawab politiek. FR kali ini memoeat pertanjaan dari Djakarta, dari Redjoso.

Additional Information

Weight 0.05 kg