Fikiran Ra’jat No. 19 (04 November 1932)

Rp 10.000,00

Penulis: Sukarno, dkk
Penerbit: Fikiran Ra’jat
Edisi: 04 November 1932
Tebal: 24 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

Keterangan

Kita poenja tjita-tjita adalah tjita-tjita jang diakoei oleh semoea manoesia jang bertoeloes hati. Siapa menjalahkan tjita-tjita kita, adalah manoesia jang immoreel.
Pemerentah sekarang maoe mengganggoe kita poenja pendidikan nasional. Lawanlah ganggoean itoe dengan sekoeat-koeat tenaga. (Lala Lajpat Rai)

Isi Fikiran Ra’jat No. 19, 04 November 1932 adalah:

Karikatur | Selamanja Ketakoetan!! ~ 1

Demokrasi-Politik dan Demokrasi-Ekonomi ~ 2

kaoem nasionalist Indonesia tidak boleh mengeramatkan “demokrasi” jang demikian itoe. Nasionalisme kita haroeslah nasionalisme jang tidak mentjari gebjarnja atau kilaunja negeri keloear sadja, tetapi ia haroeslah mentjari selamatnja semoea manoesia. Banjak diantara kaoem nasionalist Indonesia jang berangan-angan: “Djempol sekali djikalau di negeri kita bisa seperti negeri Djepang atau negeri Amerika atau negeri Inggeris! Armadanja ditakoeti doenia, kotanja haibat-haibat, bank-banknja melipoeti doenia, benderanja kelihatan dimana-mana!”
Kaoem nasionalist jang demikian itoe loepa bahwa barang jang haibat-haibat itoe adalah hatsilnja kapitalisme, dan bahwa kaoem Marhaen dinegeri-negeri itoe adalah tertindas. Kaoem nasionalist jang demikian itoe adalah kaoem nasionalis jang burgerlijk, jaitoe kaoem nasionalist boerdjoeis. Mereka bisa djoega revolutionair, tetapi revolutionairnja adalah BURGERLIJK REVOLUTIONAIR. Mereka hanjalah ingin Indonesia merdeka sadja sebagai maksoed jang penghabisan, dan tidak soeatoe masjarakat jang adil zonder ada kaoem jang tertindas. Mereka loepa bahwa Indonesia merdeka hanjalah soeatoe sjarat sahadja oentoek memperbaiki masjarakat jang roesak itoe.

Hantoe Kominisme Berbajang di Mata P.P.P. ~ 4

Lagoe lama, lagoe nina bobo jang terkenal dari p.p.p jang mengatakan bahwa semoeanja perkoempoelan jang radikal ada bikinan atau hasoetan dari kominisme, dipengaroehi atau berbaoe kominisme, sekarang ini soedah moelai lagi dinjanjikan oleh mereka. Lagoe ini dimasa P.N.I. marhoem soedah begitoe terkenal, sehingga kita lihat ampir setiap waktoe lagoe ini dinjanjikannja teroetama oleh Preanger Bode dan Java Bode diwaktoe itoe, sehingga kita tidak oesah hairan kalau itoe waktoe orang koelit poetih jang tidak memikirkan dengan pandjang dan dalam soedah dapat dipengaroehi fikirannja, sehingga mereka kebanjakan sampai mimpi-mimpi pada kominisme dan dimana sadja ada kemadjoean dari ra’jat jang pesat, soedah tentoe disangkanja itoe ada perboeatan atau atas asoetan kaoem kominis, pendek kata, semoea hal jang menoeroet pikirannja tidak bisa dikerdjakan oleh bangsa indonesier, tetapi bisa djoega dikerdjakan, tentoe ini ada berbaoe kominisme.

Moestafa Kamal Pasja dengan Pergerakan di Toerki ~ 7

Djikalau kita memperhatikan pergerakan riwajat doenia ini maka nampaklah pada kita bahwa negeri Toerki di itoe masa adalah negeri jang besar dan koeat, jang wates negerinja sampai pada wates negeri Oostenrijk jang sekarang ini. Negeri-negeri Hongaria, griekenland, Boelgaria, Roemania, Albania, Servia dan negeri-negeri jang dikoeliling laoetan Hitam sampai di Asia ketjil, semoeanja itoe ada masoek bilangan keradjaan Toerki didalam abad ke toedjoe belas. Tetapi oleh karena ada peperangan dan ada pemberontakan didalam negeri. Toerki jang doeloenja begitoe koeat dan besar lama-lama mendjadi negeri jang ketjil dan tidak bertenaga, sehingga dapat seboetan dari orang-orang Europa negeri jang sakit. Beroentoen-roentoen dari tahoen 1699 ditoeroeti oleh tahoen 1792, 1830, 1882, 1908, 1914, smpai pada tahoen 1923 negeri Toerki ini mendjadi petjah belah dan hanja tinggal sebagian ketjil sadja jaitoe di Europa sedikit dan di Asia ketjil.

Sikap Taman SIswa terhadap Onderwijs Ordonnantie Barge ~ 9

Poetoesan Plenaire vergadering di Tosari.
Sesoedah Madjelis loehoer dari persatoean T.S. Indonesia dengan selengkapnja (in Pleno) bersidang di Tosari pada hari sabtoe malam Minggoe 15/16 Oktober 1932 memperbintjangkan tentang Onderwijs Ordonnantie baroe, maka setelah menjatakan bahwa Onderwijs Ordonnantie baroe itoe tidak sjah (onwettig) menoeroet rasa kemanoesiaan, rapat laloe mengambil poetoesan:
1. Madjelis loehoer menjetoedjoei seloeroehnja sikap Ki Hadjar Dewantara dengansegala alasan-alasannja jang soedah dimoeatkan dalam madjallah poesara Taman Siswa djilid III No. I
2. Tentang berdaja oepajanja menghindarkan bahaja jang akan menimpanja, maka madjelis loehoer akan mengadakan instructie oemoem jang haroes dilakoekan oleh segenap tjabang Persatoean T.S.

Nasibnja Bangsa Kita Indonesia ~ 10

Tiap-tiap orang jang mengetahoei riwajatnja tanah air kita Indonesia ini sedjak dri moelai datangnja bangsa koelit poetih sampe pada masa ini, tentoe akan melihat bahwa dalam roentoetan riwajat itoe tak lain jang terlihat pada kita daripada pengangkoetan reziki negeri kita keloear negeri, pengangkoetan kekajaan kita oleh bangsa asing ke negerinja pada saban-saban tahoennja. Tentoe sadja pengambilan reziki jang begini, jang didjalankan saban tahoen berarti hilangnja kekajaan kita jang mana kalau tinggal disini bisa dipakai oentoek memadjoekan dan memperbaiki segala keperloean kita. Selainnja dari itoe dengan ada politik dreanage ini ra’jat Indonesia jang banjak, ra’jat Marhaen jang banjak mendjadi mendapat penghidoepan jang sengsara, mendapat penghidoepan jang selamanja didalam keadaan jang koetjar-katjirr sadja.

makloemat P.P.I.I. ~ 13

Pengoeroes Perikatan Perempoean Isteri Indonesia, setelah menjelidiki isi dan maksoed “Wilde-Scholen-Ordonnantie” jang oleh pemerentah dengan tjara tergesa-gesa ditimboelkan dan moelai 1 Oktober 1932 dikerdjakan, berpendapat:
1. “Wilde-Scholen-Ordonnantie” terseboet jang dimaksoedkan: melindoengi kepentingan ra’jat, dalam prakteknja akan menindas kepentingan ra’jat.
2. Ordonnantie itoe memboenoeh kemerdekaan ra’jat akan menjesoeaikan pendidikan dan pengadjaran anak-anaknja dengan kejakinan, kefahaman, dan tjita-tjitanja.

Kronik Indonesia ~ 14

Berhoeboeng dengan akan didjalankannja itoe bea tembakau pada tanggal 16 Desember, di Bandoeng telah berdiri satoe komite dari soedagar-soedagar tembakau indonesier dan Tionghoa jang akan madjoekan keberatan.

Partai Indonesia tjabang Muntok, Palembang, Medan, lagi beroesaha mengoempoelkan oeang, goena mengadakan openbare vergadering dan mendatangkan sdr. Soekarno.

Kronik Indonesia di nomer 18 ini meliputi daerah-daerah: Bandoeng, Solo, Kendal, Tandjoengkarang, Soekaboemi.

Peristiwa-peristiwa jang termasoek antara lain P.N.I., P.S.I.I., P.G.H.B., Taman Siswa, Sarekat Tani.

Kronik Oemoem ~ 15

INDIA
Di Madras ada 5000 pegawai dari beberapa peroesahaan telah mogok, dan ini pemogokan mengantjam akan mentjalar djoega di Bombay.
Sultan Hamorin dari Malabar tetap tidak idjinkan golongan Paria masoek dalam roemah-roemah berhala Hindoe.
INDO-CHINA
Baroe-baroe ini di Annam telah mengamoek angin riboet, jang membawa kematiannja 300 manoesia.
DJEPANG
Semoea pegawai Djepang dari kongsi Singer Swing Machine berdjoemlah 8000 orang telah mogok, karena tidak moefakat harga itoe mesin mendjait dinaikkan.

Primbon Politik ~ 17

Kami harap toean redactie djelaskan keboetoehan kami dibawah ini

1. Bagaimana riwajatnja nama Toemapel diganti nama Malang?

2. Berapa procent banjaknja kaoem dagang dan kaoem boeroeh, kaoem tani, kaoem penganggoer bagi ra’jat Indonesia djelata?

Primbon Politik diasoeh Ir. Soekarno berisi tanja djawab politiek. FR kali ini memoeat pertanjaan dari Dampit, dari Toemapel, Rambipoedji.

Additional Information

Weight 0.05 kg