Fikiran Ra’jat No. 24 (09 Desember 1932)

Rp 10.000,00

Penulis: Sukarno, dkk
Penerbit: Fikiran Ra’jat
Edisi: 09 Desember 1932
Tebal: 24 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

SKU: KL135 Kategori: Label , , ,

Keterangan

Siapa berdjoang diatas lapang politiek haroeslah mempoenjai banjak rasa humor, ja’ni rasa tinggal ketawa walaupoen rintangan atau kesoekaran jang bagaimana pahitnja djoega.
Berpolitiek zonder rasa humor tidak bisa langsoeng. (August Bebel)

Isi Fikiran Ra’jat No. 24, 09 Desember 1932 adalah:

Karikatur | “Keamanan Oemoem”! “Openbare Orde”! ~ 1

Soekarno – Sekali Lagi tentang Socio-Nasionalisme dan Socio-Demokrasi ~ 2

Bagaimanakah sikap socio-nasionalis tentang soal mendjadi boeroeh?
Socio-nasionalisme adalah “nasionalisme masjarakat”, nasionalisme jang mentjari selamatnja seloeroeh masjarakat dan jang bertindak menoeroet wet-wetnja masjarakat itoe. Didalam F.R. jang membitjarakan socio-nasionalisme itoe, saja soedah katakan, bahwa socio-nasionalisme boekanlah nasionalisme ngalamoen, boekanlah nasionalisme “hati” sadja, boekanlah nasionalisme “lyriek” sadja, tetapi ialah nasionalisme jang berhitoeng, nasionalisme berekening, itoelah sebabnja, maka socio-nasionalisme ialah nasionalisme jang bertindak menoeroet wet-wetnja masjarakat dan tidak bertindak melanggar wet-wetnja masjarakat itoe.

Pemoeda-Pemoeda Indonesia dan Nationalisme ~ 4

Djikalau orang memperhatikan keadaan di Indonesia ini maka tampaklah pada kita, bahwa boekan sadja orang jang toea-toea atau orang-orang kaoem pergerakan jang telah kemasoekan roh atau semangat kebangsaan atau nasionalisme, tapi djoega kaoem pemoeda-pemoeda, poetra dan poetri Indonesia semoeanja itoe soedah berkobar-kobar rasa kebangsaannja. Walaupoen kita mengetahoei bahwa kebatinan atau rohnja dari pemoeda-pemoeda kita, teroetama jang terpeladjar, roh atau semangatnja itoe soedah diroesakkan oleh system didikan dari politik pendjadjahan, tetapi toch ternjata djoega bahwa walaupoen diroesak rohnja, misih bisa djoega timboel kembali rasa kebangsaan ini didalam sanoebarinja.
APakah sebabnja rasa kebangsaan ini bisa timboel kembali dikalangan pemoeda-pemoeda itoe? Marilah kita pereksa dahoeloe bagaimana rasa kebangsaan ini membangoenkan semangatnja ra’jat kita di Indonesia ini.

Tekad ingin Merdeka ~ 6

Pergerakan nasional jang bersendi atas Indonesisich nasionalisme di Indonesia baroe 5 tahoen oemoernja. Didalam oesia jang masih moeda ini soedah bisa menggontjangkan seloeroeh Indonesia. Partai Nasional Indonesia almarhoem teroetama didalam oesia doea tahoen soedah memboektikan berdjenis-djenis boeah pekerdjaannja jang besar sekali artinja bagi arahnja pergerakan nasional seoeomoemnja. Didalam tempo doea tahoen itoe maka faham Indonesisch Nasionalisme soedah ditebar-tebarkan dimana-mana. Faham koeno jang tidak maoe melihat dan mengakoei, bahwa pergaoelan-pergaoelan Indonesia soedah berganti roepa haroes mengasihkan tempatnja kepada semangat baroe itoe. Fihak reaksioner merasa dirinja terantjam oleh gelombang-gelombang aliran baroe itoe. Didalam oesia doea tahoen, Partai Nasional Indonesia haroes menoetoep matanja, boekan boeat selama-lamanja.

Kemoendoeran dan Keroesakan Ekonominja Ra’jat Indonesia ~ 9

Djikalau kita maoe membitjarakan keadaan ekonomi dari sesoeatoe ra’jat maka adalah teroetama kita haroeslah bitjarakan tiga fasal jang mendjadi tiangnjja dari tiap-tiap ekonomi ra’jat, jalah “perdagangan” (handel), “peroesahaan” (industrie) dan “pertian” (landbouw). Djikalau ada kemoendoeranatau keroesakan didalam sesoeatoe ekonomi ra’jat haroeslah teroetama kali kita mentjari kedjoeroesan daripada salah satoe terseboet diatas, karena jang tiga ini adalah boeahnja dari pergaoelan hidoep di ini masa.

Sikap Ki Hadjar ~ 11

Pemerentah soedah mengasih “toelichting” atas ordonnansi sekolahan “liar”. Toelichting itoe maksoednja ialah “meloenakkan” ordonnansi itoe, dan nistjaja djoega boeat “meloenakkan” actie terhadap ordonnansi itoe.
Ki Hadjar Dewantara tetap menjerang dan mentjatad sikap pemerentah. Dibawah inilah toelisan Ki Hadjar jang terachir:
Dengan rasa sajang dan menjesal saja beloem bisa memberi djawab jang loeas atas permintaan toean, oleh karena hal keterangan pemerentah dan directeur pengadjaran itoe, saja sendiri haroes menanti langsoengnja “Konperensi Pemimpin”, jang m,enoeroet rantjangan lama dari Badan Pimpinan dalam Taman Siswa akan diadakan pada liboeran poeasa jang akan datang ini. Soedah barang tentoe circulaire dari regeering dan Directeur Onderwijs itoe akan masoek djoega dalam agenda.

Pergerakan Sarekat Sekerdja di Indonesia ~ 12

Djikalau kita hendak membitjarakan keadaan sarikat sekerdja di negeri kita ini maka haroeslah teroetama kita bitjarakan sedikit keadaan dan datangnja kapitalisme dan imperialisme di negeri kita ini, sebab kita tidak bisa membitjarakan tentang soal sarekat sekerdja djikalau kita tidak bitjarakan soal ini, sebab timboelnja sarikat sekerdja adalah berhoeboeng rapat dengan adanja kapitalisme dan imperialisme di Indonesia ini.
Sebeloemnja stelsel ini berpengaroeh di negeri kita, tidaklah bangsa kita mengenal akan pergerakan sarikat sekerdja, sebab kita poen tidak mengenal pemboeroehan seperti jang ada di masa ini. Keadaan ini hanja terdapat sesoedahnja tanah air kita ini didatangi oleh kapitalisme dan imperialisme, dan sesoedahnja mereka mempoenjai pengaroeh jang besar, dan sesoedahnja mereka memboeka peroesahaan-peroesahaan jang besar-besar di negeri kita ini, mitsalnja paberik goela, djalan tram, kereta api, bengkel-bengkel, havenwerken, onderneming-onderneming dan sebagainja.

Kronik Indonesia ~ 15

Pada tanggal 3/4 Desember malam minggoe P.P.P.H. daerah Priangan telah melangsoengkan rapat oemoemnja di Bandoeng.

Partindo (Partai Indonesia) di Bandoeng memboeka satoe ashram boeat kandidat-kandidat pemimpin, jang dinamakan “Indonesia Merdeka Ashram”

Kronik Indonesia di nomer 24 ini meliputi daerah-daerah: Bandoeng, Tjilatjap, Djakarta, Soerabaja, Atjeh, Padang, SOlo, Gorontalo, Menado.

Peristiwa-peristiwa jang termasoek antara lain P.P.P.H., P.I., Pemoeda Moeslim Indonesia, P.S.I.I., Taman Siswa, P.M.I, Gempa boemi, P.P.P.A., P.N.I.

Kronik Oemoem ~ 16

INDIA
Karena tidak bisa dapat ketjotjokan dengan pembesar, Gandhi telah moelai poela poeasa lagi dan beberapa hari kemoedian beratnja badannja soedah koerang 6 pond
TIONGKOK
Ching Tse Yuen itoe penghianat telah ditembak mati oleh laskar Djepang dengan alasan jang ia tidak mampoe pimpin tentang Heilungkiang.
Perlawanan jang dikasihkan oleh Ma Chan Shan dan kawan-kawannja pada laskar Djepang ada tjoekoep haibat.
SIAM
Dari tanggal 10 sampai 12 Desember di Siam akan diadakan hari besar, berhoeboeng pada hari itoe Radja Siam akan mengesahkan grondwet jang baroe.

Primbon Politik ~ 17

Moehoen didjawab pertanjaan kami dibawah ini:

1. Apakah goenanja raad-raad jang diadakan di indonesia ini?

2. Apakah oentoek perhiasan sadja didalam negeri kita ini?

3. Apakah hatsilnja bagi kita? Baik of boeroek?

Primbon Politik diasoeh Ir. Soekarno berisi tanja djawab politiek. FR kali ini memoeat pertanjaan dari Soerabaja, dari Merak, dari Kertosono.

Additional Information

Weight 0.05 kg