Siasat No 22 Th 1 (31 Mei 1947)

Rp 7.500,00

Penerbit: Siasat
Edisi: No 22 Th 1, 31 Mei 1947
Tebal: 11 halaman
Produksi: Digital | PDF

Stok 20

SKU: KL189 Kategori: Label , , ,

Keterangan

Mingguan Siasat terbit seminggu sekali dengan dewan redaksi dipimpin oleh Rosihan Anwar, wakil pemimpin oleh Soedjatmoko, dan kawan-kawan redaksi oleh Gadis Rasid dan A.B. Loebis.

Daftar isi Siasat No 22 Th 1, 31 Mei 1947:

Wartawan Indonesia Mempoenjai “Moral Obligation” terhadap Tanah Air ~ 1

Kemerdekaan pers dan segala sesoeatoe jang bersangkoetan dengan persoerat kabaran mendjadi pokok pembitjaraan hangat dalam U.N.O. baroe-baroe ini. Apakah kemerdekaan pers?

A. Samad Ismail – Perdjoeangan Boeroeh di Tanah Malaya ~ 3

Sesoedah perang ini terlihat di Malaya timboel soeatoe gerakan boeroeh militant jang pesat madjoenja. Perdjoeangan gerakan serikat-serikat sekerdja ini dipelopori oleh “The pan Malayan Labour Union”, jang dipandang gerak-geriknja oleh kaoem tengahan dan pemerintah dengan perasaan takoet dan dianggapnja sebagai moesoeh.

Politik Manifest Nadjamoeddin Mengandoeng bahaja Bagi Kesatoean Indonesia ~ 4

Politik manifest dikeloearkan oleh Kabinet Nadjamoeddin dalam bentoek boekoe berdjoemlah 96 halaman dengan terdjemahan. Tjoema kita tidak tahoe mana jang asli mana jang terdjemahan, bahasa Indonesia atau bahasa Belanda.

Kesehatan = Kemakmoeran ~ 5

Apabila kita hendak menjoesoen soeatoe djabatan kesehatan jang ditoedjoekan oentoek mempertinggikan kesehatan rakjat, maka perloe sangat rasanja, hal ini ditindjau dengan seloeas-loeasnja, dengan dihoeboengkan pada keadaan sosial-ekonomis dinegeri ini.

Daerah Pertikaian Modal-Komoenisme ~ 7

Politik Amerika di Tiongkok haroeslah kita lihat poela dalam hoeboengan perekonomian. hanja dapat dibeli oleh “orang biasa”, hingga dengan lekas sekali tjap “made in Japan”, biarpoen seringkali dipakai djoega oentoek menoendjoekkan kwaliteit jang koerang baik dikenali diseloeroeh Asia Tenggara.

Sabotage Pegawai-pegawai Inggeris ~ 8

Keadaan politik India roepanja akan bertambah djelek. Nampaknja seolah-olah India haroes melaloei doeloe lembah kesengsaraan sebeloem dapat mendjoelang keloear dari keroewetan sekarang.

Timbangan boekoe: Up Front ~ 9

Selain daripada memoeat berita-berita doenia jang ditangkap dari radio, Bill Mauldin tiap hari meletakkan tjoret-tjoretannja jang kadang-kadang karena kebenaran dan keberaniannja menimboelkan kemarahan ataupoen kegelisahan dikalangan opsir-opsir atasan.

Additional Information

Weight 0.05 kg