Keterangan
Tintin mengenakan ban hitam di lengannya sebagai tanda berduka cita. “Bapak”-nya seorang tukang gambar–Herge namanya–kini telah tiada. Untuk itu, Snowy dan dia mengakhiri perjalanannya berkeliling dunia.
Album yang terakhir yang berjudul “Tintin, Rumah Para Penempa” tak terselesaikan. Kawan-kawan dekatnya yang juga membantu tak berniat untuk menyelesaikan album itu. Mereka sangat menghargai apa yang dikehendaki Herge, sebab, “Tintin sebenarnya Herge sendiri,” kata mereka.
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





