Kericuhan HKBP: Dua Pendeta Bersengketa

Rp 5.000,00

Penulis: Ahmady, Heni
Media: DeTIK
Tahun: 1994, 4-10 Mei
Halaman: 20
Ukuran: 5, MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 15

SKU: KL_9383 Kategori: Label , , ,

Keterangan

Isi kliping ini, antara lain:

Pada 23 April 1994, sekelompok pemuda dibantu beberapa polisi mendatangi gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Desa Sitorang, Kecamatan Saelan, Tapanuli Utara. Kelompok yang memihak pada SAE Nababan itu dan tidak mengakui Pendeta PWT Simanjutak sebagai Ephorus, melakukan pengacauan dan pengrusakan gereja serta beberapa rumah penduduk di sekitarnya.

Ini merupakan aksi pembalasan dari peristiwa sebelumnya di tengah perayaan paskah. Saat SAE Nababan memimpin perayaan, ribuan jemaah yang hadir dan dibantu petugas keamanan menghambat kedatangan jemaah yang lain untuk datang ke lokasi. Bentrok pun terjadilah.

Menurut kelompok Nababan, satgas yang dikerahkan Simanjutak selama ini adalah gabungan antara polisi dan preman Medan yang membuat mereka sulit meladeninya.

Di Jakarta, sejumlah lobi dilakukan untuk menyelesaikan sengketa gereja ini. Bahkan, mereka sampai ke meja Komnas HAM.

Narasumber:
Brigjen Polisi Soebandy
P.I. Simangunsong
Baharuddin Lopa

CATATAN:

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.