Esai Pratiwi: Catatan Perjalanan di Bumi Lorosae [1-5]

Rp 0,00

Penulis: Pratiwi
Media: Media Kerja Budaya
Tahun: 1999, Oktober – November, Sisipan
Halaman: 1–24

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: Terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 19

SKU: KL_9601 Kategori: , Label , ,

Keterangan

Di sini aku merasa betah meskipun kadang-kadang ngeri juga. Syukurlah aku berhasil menemui tiga teman lama. Mereka bernama Manuel, Jose dan Neves. Mereka baik-baik dan selalu menemani ke mana aku pergi.

Tapi kata-kata dua perwira tinggi jelas-jelas memperlihatkan sikap sesungguhnya pemerintah. Jenderal Try Sutrisno, Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada saat pembantaian, mengatakan bahwa orang-orang Timor Timur yang berkumpul di kuburan adalah perusuh yang harus digebuk.

Kliping ini berisi catatan perjalanan berbentuk surat pribadi dari seorang pekerja kemanusiaan bernama Pratiwi saat berada di Dili, Timor Timur, menjelang pelaksanaan jajak pendapat tahun 1999. Melalui surat yang ditujukan kepada rekannya, ia membagikan kisah keseharian, kuliner lokal, hingga perjumpaan kembali dengan teman-teman aktivis asal Timor Timur.

Penulis mengulas situasi pendaftaran pemilih referendum dan dinamika sosial masyarakat setempat di tengah bayang-bayang trauma sejarah. Penulis menelusuri kembali peristiwa pembantaian Santa Cruz 1991, kekerasan militer, serta propaganda politik menjelang jajak pendapat.

Kliping yang dibagi dalam lima bagian ini menampilkan pula sentuhan humanis warga lokal yang antusias mendaftar demi menentukan masa depan mereka meskipun dihadapkan pada kerumitan birokrasi, kendala biaya, dan ancaman intimudasi milisi.

CATATAN 

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA: 

– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co 

– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.