Keterangan
Sinopsis:
Kesehatan tergolong barang mewah di negeri ini. Obat, dokter dan rumah sakit seperti gurita yang mencengkram daya hidup orang miskin. Walau dicela berulang-ulang tapi rumah sakit masih jalankan praktek bisnis yang mengerikan. Uang dan bayaran seperti alat pengukur kesehatan seseorang. Meski Puskesmas dan Dinas Kesehatan memamerkan kepedulian: sulit dipungkiri orang miskin kesusahan berobat. Dengan dilandasi oleh serangkaian data yang mewah, buku ini kembali menegaskan fakta bahwa kesehatan orang miskin bukan urusan negara. Kekejian sistem kesehatan ini bukan hanya dilindungi oleh kebijakan tapi dimanfaatkan juga oleh pelaku bisnisnya. Korporasi kesehatan yang telah menenggelamkan mandat dasar negeri ini: menyehatkan rakyatnya sendiri. Lagi-lagi kemudian kesehatan adalah proyek gurih yang melambungkan laba sekaligus membawa petaka, terutama untuk mereka yang miskin dan terbuang.





