Keterangan
Apresiasi, hasrat tinggi penasaran, eksakta kedokteran, pengagum seni, sedikit jalan-jalan, pertemuan, bayangan tentang arena kompetisi seni dunia, semua bercampur aduk di waktu-waktu jelang dan saat perjalanan menuju La Biennale di Venezia. Dua puluh jam dari Jakarta via Kuala Lumpur, Amsterdam, cup noodle, ice cream, menanti dan menanti hingga bandara Internasional Aeroporto Marco Polo, Venice. Inilah perjalanan yang seolah tidak hanya bicara ‘art, art and art’ melainkan juga menjadi perjalanan spirit. Biennale Venezia!
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





