Keterangan
Isi kliping ini, antara lain:
Protes petani Nipah, Sampang, atau pembangunan bendungan menjadi insiden berdarah. Empat orang tewas ditembus timah panas ABRI pada 25 September 1993. Rakyat marah dan menuntut Bupati Bagus Hinayana dicopot. Namun, pemerintah punya pertimbangan lain untuk tetap mempertahankan kursi Bagus Hinayana.
“Saya baca koran, katanya Golkar mendukung Bagus Hinayana. Saya tidak membenarkan itu. Golkar itu kan punya asas, yaitu Pancasila. Bagaimana dia bisa mendukung orang bersalah? Itu namanya melanggar UU Nomor 5 Tahun 1974. Saya juga dengar, gubernur mendukungnya. Saya tidak membenarkan itu. Di samping pejabat tinggi, beliau adalah penegak hukum dan keamanan. Apakah mungkin beliau mendukung orang yang melakukan pelanggaran? Fraksi ABRI katanya juga mendukung. Lho, mendukung bagaimana, orang ABRI mukanya seperti dicoreng oleh peristiwa Nipah. Jadi, sekarang bukan soal dukung-mendukung. Tetapi kembali kepada peraturan” ~ KH Alawy Muhammad, Pesantren Attaroqqy, Sampang, Madura
CATATAN:
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





