Wawancara Eksklusif KH Nur Muhammad Iskandar S.Q.: Marah Kita adalah Marah Ibadah

Rp 30.000,00

Penulis: –
Media: UMMAT
Tahun: 1995, 30 Oktober
Halaman: 38-43
Ukuran: 6,48 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Kondisi File: Terbaca/Terang
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 18

SKU: KL_9410 Kategori: Label , , ,

Keterangan

Kliping ini merupakan wawancara eksklusif yang menampilkan pemikiran KH Nur Muhammad Iskandar S.Q. mengenai gejolak sosial-politik di Timor Timur (Timtim) dan peran ulama dalam membela keutuhan NKRI.

Kiai Nur menyoroti pernyataan kontroversial Uskup Belo yang dianggap memicu perpecahan antarsuku dan mengancam eksistensi bangsa.

Poin-poin utama dalam wawancara tersebut adalah Kiai Nur mengecam usulan Uskup Belo yang ingin menjadikan Timor Timur sebagai basis khusus Katolik dan pernyataan “neraka” bagi umat Katolik di sana. Hal ini dianggap tidak sejalan dengan Pancasila dan melukai perasaan bangsa Indonesia.

Kiai Nur mendesak pemerintah dan ABRI untuk bertindak lebih tegas guna menjaga wibawa negara. Ia menolak wacana pemberian status “Daerah Istimewa” bagi Timtim karena dianggap tidak memiliki landasan sejarah yang kuat seperti Aceh atau Yogyakarta.

Kiai Nur menegaskan bahwa kemarahan ulama dalam konteks ini bukanlah emosi destruktif, melainkan bentuk pembelaan terhadap martabat umat dan negara. Kemarahan yang disalurkan secara konstitusional (melalui dialog ke DPR) dianggap sebagai bagian dari ibadah.

Bersama puluhan ulama lainnya, ia menempuh jalur silaturahmi dan dialog untuk mencari solusi damai tanpa kekerasan, sekaligus mengingatkan agar pemerintah tidak menganakemaskan pihak tertentu yang justru merongrong kedaulatan negara.

CATATAN:

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.