Esai Fikri Yathir (Jalaluddin Rakhmat): Kultus Martir

Rp 8.000,00

Penulis: Jalaluddin Rakhmat
Media: UMMAT
Tahun: 1995, 30 Oktober
Halaman: 102
Ukuran: 2,91 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Kondisi File: Terbaca/Terang
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 19

SKU: KL_9413 Kategori: Label , ,

Keterangan

Kliping dari esai berjudul “Kultus Martir” karya Fikri Yathir atau Jalaluddin Rakhmat ini mengulas akar sejarah kebencian Barat—khususnya tradisi Katolik tertentu di masa lalu—terhadap Islam.

Narasi dimulai dengan kisah Pendeta Perfektus di Andalusia (tahun 850) yang sengaja mencari “syahid” dengan menghina Nabi Muhammad SAW agar dihukum mati. Kematiannya memicu fenomena di mana pengikutnya memuja relik tubuhnya dan berbondong-bondong menghina Islam demi mendapatkan gelar martir.

Muncul budaya di Barat yang memuja individu yang menyerang Islam secara fisik maupun verbal. Tokoh seperti Fransiskus dari Assisi digambarkan memiliki pendekatan berbeda (dialog), namun pengikutnya justru ada yang sengaja memprovokasi umat Islam demi eksekusi mati.

Kliping ini mencatat peran Konsili Lateran dan dekrit kepausan (abad ke-12 hingga 15) yang mengucilkan mereka yang berinteraksi dengan Muslim, hingga puncaknya pada Inkuisisi Spanyol yang kejam.

Pada masa Renaissance dan Pencerahan, pemikir seperti Voltaire tetap melanggengkan stereotip negatif terhadap Islam melalui karya sastra.

Penulis berargumen bahwa kultus ini bertransformasi. Kini, “martir” baru bukan lagi pendeta, melainkan intelektual atau figur dari lingkungan Islam sendiri (seperti Salman Rushdie) yang menyerang agamanya demi mendapatkan pengakuan dari peradaban Barat.

Kliping ini menyimpulkan bahwa fenomena ini adalah bentuk standar ganda intelektual yang sulit melihat Islam secara objektif tanpa pengaruh nilai-nilai Barat.

CATATAN:

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.