Keterangan
Kliping ini mengulas perjalanan hidup Ida Royani, mantan bintang film dan pasangan duet legendaris almarhum Benyamin S., yang telah banting setir menjadi perancang busana muslimah.
Melalui butiknya di kawasan Cinere, Ida menegaskan bahwa keputusannya berbisnis bukan sekadar mencari keuntungan, melainkan bentuk dakwah untuk memasyarakatkan busana yang sesuai syariat Islam.
Perubahan besar dalam hidupnya dimulai pada tahun 1978 ketika ia memutuskan untuk berkerudung secara total. Meski sempat ditawari banyak peran film dan iklan dengan syarat melepas jilbab, Ida tetap teguh pada pendiriannya.
Sebagai perancang, ia sangat teliti terhadap kriteria busana muslimah yang benar—yakni yang menutup aurat, tidak transparan, dan tidak ketat. Ia bahkan mendirikan Yayasan Karima untuk mewadahi para pengusaha perancang busana muslim Indonesia.
Selain fokus pada dunia mode yang telah membawanya pameran hingga ke luar negeri, Ida tetap mengutamakan perannya sebagai ibu dari delapan anak. Ia memilih lokasi butik yang menyatu dengan rumah agar tetap bisa mengontrol pendidikan agama anak-anaknya.
Bagi Ida, sukses di dunia mode dan ketaatan dalam beragama adalah dua hal yang berjalan beriringan, mencerminkan identitasnya sebagai sosok Betawi yang teguh memegang prinsip Islam.
CATATAN:
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.

