Soundrenaline 2009: Garuda di Atas Kepalaku

Rp 5.000,00

Penulis: Soleh Solihun
Media: ROLLING STONE (Indonesia)
Tahun: 2009, Desember
Halaman: 08-11
Ukuran: 14,9 MB

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 20

SKU: KL_9551 Kategori: Label , , ,

Keterangan

“Ada gosip yang bilang ini adalah Soundrenaline yang terakhir. Supaya gosip ini nggak terbukti, ayo keluarkan suara kalian dan bernyanyi yang keras.” — Armand Maulana

Kliping berjudul “Garuda di Atas Kepalaku” karya Soleh Solihun mengulas pelaksanaan festival musik akbar Soundrenaline 2009 yang digelar pada Minggu, 15 November 2009 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali. Pemilihan GWK sebagai lokasi dipuji karena suasananya yang sangat eksotis, dikelilingi oleh bukit-bukit kapur menjulang serta kemegahan patung Dewa Wisnu dan Garuda yang sedang dibangun.

Festival ini merupakan kali kedua Soundrenaline menggunakan fasilitas GWK setelah tahun 2007. Penyelenggara menyediakan empat panggung utama yang tersebar di beberapa area ikonik, seperti Lotus Pond Area untuk panggung utama, Festival Park untuk panggung festival, serta panggung lainnya di Amphitheater dan area bukit kapur. Berbagai musisi papan atas Indonesia memeriahkan acara ini, mulai dari GIGI, Slank, Nidji, Ari Lasso, hingga The Changcuters yang didaulat sebagai penampil penutup di panggung festival. Sehari menjelang acara, sekitar 300 music mania dari 22 kota turut dilibatkan dalam kegiatan eksklusif meet and greet bersama para musisi.

Di balik kemegahannya, kliping ini mencatat adanya isu miring yang menyatakan bahwa pergelaran tahun 2009 akan menjadi Soundrenaline yang terakhir. Rumor tersebut justru memicu antusiasme penonton yang mencapai angka 20.000 orang. Para musisi pun merespons isu ini di atas panggung dengan mengajak penonton bernyanyi lebih keras agar kabar tersebut tidak terbukti. Selain tantangan rumor, kemegahan medan GWK juga membawa kesulitan teknis tersendiri bagi kru band yang harus memindahkan peralatan melalui jalur terjal, serta kemacetan lalu lintas parah saat acara selesai yang memaksa sebagian musisi berjalan kaki hingga satu kilometer menuju kendaraan penjemput. Kendati diterpa rumor penghentian eksistensinya, antusiasme penonton tetap sangat apresiatif dan tertib, tanpa adanya kerusuhan selama festival berlangsung.

CATATAN

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:

– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co

– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.