Keterangan
Mengapa segelintir pejabat pemerintah dan pengusaha berdarah Toraja terlibat dalam Prkas dan Undian SDSB, kasus Bulog-gate II, kasus tanker VLCC Pertamina, serta kasus impor sapi dari Australia? Betulkah kasus-kasus korupsi berskala nasional itu didorong oleh mabisi menjadi ‘to sugi’ (orang kaya) dan sekaligus ‘to kapua’ (orang-orang yang berpengaruh)? Betulkah nilai-nilai adat Toraja itu juga yang mendorong segelintir wakil bupati berdarah Toraja di Tanah Papua, serta seorang ‘raja kelapa sawit’ di Sulawesi Tengah, memupuk kekayaan sebesar-besarnya di rantau, untuk ditanamkan kembali di Toraja, dengan melanggar hukum, merusak lingkungan, dan merugikan rakyat setempat?
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





