Keterangan
Cerita pendek berjudul “Ahli Ilmu-Pasti” karya Alagu Subramanian, yang diterjemahkan oleh Trisno Sumardjo dalam majalah Indonesia (1951), ini menyoroti kehidupan Tjandram, seorang guru matematika yang sangat cerdas namun memiliki ego yang luar biasa besar. Ia memandang dirinya sebagai seorang “mahasukma” (genius) yang setara dengan tokoh besar seperti Newton atau Ramanujan. Di sisi lain, istrinya, Subhadra, adalah sosok yang setia dan mendukung, meskipun ia harus selalu berjalan “setengah langkah di belakang” suaminya—sebuah simbol kepatuhan tradisional yang dikontraskan dengan klaim modernitas Tjandram.
Obsesi Tjandram terhadap ilmu pasti sangatlah ekstrem hingga ia sering mengabaikan realitas sosial dan keluarganya. Ia merasa bahwa dirinya adalah pusat dari semesta intelektual, bahkan ketika ia akhirnya diangkat menjadi profesor di Colombo. Namun, di lingkungan akademis yang baru, ia justru merasa tidak dihargai karena rekan-rekannya memiliki minat yang lebih luas (seperti musik dan filsafat), sementara ia hanya terpaku pada angka dan rumus. Ketidakmampuan Tjandram untuk memanusiakan dirinya sendiri dan kebutuhan akan validasi yang berlebihan perlahan menggerogoti kewarasannya.
Puncak konflik terjadi saat Tjandram berusaha membuktikan kehebatannya di hadapan mahasiswanya dengan menuliskan sebuah persamaan di papan tulis: “Prof. Tjandram + Ilmu Pasti = Takberhingga”. Namun, seorang murid yang merasa terintimidasi justru membalasnya dengan menuliskan: “Prof. Tjandram — Ilmu Pasti = Nol”. Kalimat ini menjadi pukulan telak yang meruntuhkan identitasnya.
Tjandram kehilangan akal sehatnya. Dalam keadaan histeris, ia menantang istrinya untuk menjawab pertanyaan serupa. Subhadra, dengan penuh kasih, menjawab bahwa tanpa ilmu pasti, Tjandram bukanlah apa-apa. Jawaban jujur ini justru memicu ledakan kemarahan yang hebat. Cerita berakhir tragis dengan Tjandram yang harus dibawa ke rumah sakit jiwa, di mana ia tetap merasa akan bertemu dengan siapa pun di “ruang tak berhingga”—sebuah ironi atas pikiran yang terjebak dalam abstraksi matematika hingga kehilangan pijakan di bumi.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





