Hotel Salak The Heritage ~ Saksi Sejarah Lima Zaman (Arti, Agustus 2009)

Rp 0,00

Penulis: Rusdy Setiawan Putra
Media: Arti, No. 18
Bulan/Tahun: Agustus 2009
Halaman: 120-123
Ukuran: 18.9 MB

  • Lokasi Stok: Gudang Warsip
  • Versi Produksi: Digital/PDF

Stok 24

Keterangan

Di Hotel Salak, sastrawan terkemuka Indonesia, Iwan Simatupang pernah tinggal selama sembilan tahun di kamar 52. Selama kurun waktu 1961-1969 itu, Iwan Simatupang menulis empat novel monumentalnya: Merahnya Merah, Ziarah, Kering, dan Kooong. Dalam sebuah buku: Surat-Surat Iwan Simatupang kepada ST Sularto, Iwan Simatupang menulis bahwa ia pernah didatangi seorang anak muda yang membawa setumpuk puisinya. Anak muda itu meminta Iwan Simatupang membaca puisi-puisinya. Tak lama setelah pertemuan itu Iwan Simatupang berujar: Kelak akan lahir seorang penyair besar Indonesia. Penyair itu bernama Taufik Ismail.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)