Keterangan
“Toat-Beng-Kiam…!” KWan Bu Berseru kaget dan girang. Tanpa dapat diikuti pandangan mata, tahu-rahu di tangan suhunya telah memegang sebatang pedang yang mengeluarkan sinar kemerahan, merah darah! Inilah pedang Toat-beng-kiam (Pedang Pencabut Nyawa) milik suhunya, yang amat dipuja-puja suhunya dan pernah suhunya bercerita kepada semua muridnya bahwa pedang ini turrun-temurun dari nenek moyang gurunya dan merupakan pedang tanda kekuasaan.
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)

