Kisah Pahit Efendi dari Jambi: Yang Tak Putus Dirundung Malang

Rp 5.000,00

Penulis: Marlis Lubis
Media: D & R
Tahun: 28 Desember 1996
Halaman: 88–90

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 19

SKU: KL_9608 Kategori: Label , ,

Keterangan

Kisah pahit Efendi, begitulah Abdulah Safandi biasa dipanggil, bermula saat ia diangkat anak oleh Djainal Abidin pada tahun 1976. Anak yatim yang baru saja lulus dari pendidikan guru agama itu dilimpahi kasih sayang oleh Djainal sebagaimana dua anak kandungnya sendiri: Indun dan Ismail. Saat awal tahun 1981, tokoh yang dikenal sebagai “tuan tanah” Kota Jambi itu meninggal dunia. Tapi, sebelum wafat, Djainal mewasiatkan kepada Efendi, sebagai anak tertua, agar menjaga dan melindungi keluarga dan harta peninggalannya.

Ternyata, selama Efendi mendekam di penjara, diam-diam Pemda Jambi memagari tanah sengketa tersebut. Alasannya, di lokasi tanah yang telah didiami 15 kepala keluarga itu akan dibangun gedung sekolah Yayasan Alfalah, yang diketuai Ny. Lily Sayoeti (istri Gubernur Jambi). Mendengar kabar pemagaran itu, Efendi tak tinggal diam. Dari balik sel tahanan, ia mengajukan gugatan ke PN Jambi.

—–

Kliping ini menceritakan kisah pilu Abdullah Safandi (Efendi), seorang pegawai Kanwil Departemen Perdagangan Jambi yang terjerat sengketa tanah warisan seluas 3,4 hektare peninggalan ayah angkatnya, Djainal Abidin. Konflik hukum berlarut-larut terjadi ketika Pemerintah Daerah (Pemda) Jambi mengklaim lahan tersebut sebagai milik negara.

Kliping ini mengungkapkan perjuangan Efendi yang harus menghadapi tuduhan pemalsuan surat tanah hingga dipenjara selama dua tahun dan dihentikan gajinya. Di tengah ancaman dan ketidakadilan, ia terus berjuang menuntut keadilan dari balik sel demi mempertahankan hak waris keluarganya.

Selain kisah Efendi, kliping ini juga memuat laporan mengenai metode “Perang Terhadap Maling” (PTM) di Lombok Barat yang digagas Bupati H.L. Mudjitahid. Program keamanan berbasis rondaan warga dan bunyi kentungan ini berhasil menekan angka pencurian, meski kawanan pencuri sempat melancarkan aksi balasan.

NARASUMBER:

  • Abdullah Safandi / Efendi (Korban sengketa tanah & ahli waris): Mempertahankan tanah warisan peninggalan ayah angkatnya dari klaim Pemda Jambi.
  • M. Yusuf Husin (Pengacara dari LBH Justitia): Kuasa hukum yang membela hak-hak tanah Efendi di pengadilan.
  • A. Rachman Kalahan (Kasubbag Biro Pemerintahan Pemda Jambi): Perwakilan pemerintah yang menyatakan klaim tanah oleh Pemda Jambi sudah sah secara hukum.
  • H.L. Mudjitahid (Bupati Lombok Barat): Pencetus program PTM (Perang Terhadap Maling) berbasis kentungisasi di Lombok Barat.

CATATAN 

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA: 

– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co 

– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.