Keterangan
Ruko Burung Walet (Medan — Halaman 8)
Kronik ini melaporkan maraknya alih fungsi bangunan rumah toko (ruko) berlantai lima dan enam menjadi tempat budidaya burung walet di kota Medan. Keberadaan lokasi penangkaran di kawasan perkotaan ini memicu protes warga dan dilarang melalui Peraturan Daerah karena mengganggu kenyamanan lingkungan.
Lansia Berkualitas (Banda Aceh — Halaman 8)
Kronik ini memberitakan penobatan 16 tokoh masyarakat lanjut usia terpilih di Aceh yang dinilai berjasa bagi pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Syamsuddin Mahmud bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Daerah.
Biru yang Palsu (Bengkulu — Halaman 8)
Kronik ini membahas peredaran bibit tanaman hortikultura palsu berlabel biru (bibit unggul) yang merugikan para petani di Bengkulu selama bertahun-tahun. Akibat penipuan ini, ratusan pohon buah seperti duku, salak, dan rambutan yang ditanam warga tidak kunjung berbuah meski sudah dirawat selama sepuluh tahun.
Buntut Kios di Lahan Terminal (Serang — Halaman 8)
Kronik ini mengulas pencopotan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Serang, Tata Sumitra, akibat adanya polemik pembangunan kios di lahan terminal Pasar Lama Cilegon. Pembongkaran ratusan kios baru tersebut memicu protes pedagang yang telanjur membayar biaya sewa ratusan ribu rupiah per unit.
Tewas di Gunung Rinjani (Jakarta — Halaman 8)
Kronik ini mengabarkan musibah pendakian yang menimpa seorang mahasiswa Universitas Setia Negara Indonesia, Edo Arwanto, yang ditemukan tewas di Gunung Rinjani. Korban diduga terpeleset saat turun dari puncak bersama tiga rekan pendaki lainnya setelah berhasil menaklukkan gunung tertinggi di Lombok tersebut.
Hujan Angin Karena Kemau (Pati — Halaman 8)
Kronik ini melaporkan bencana hujan angin yang melanda Desa Jatiroto, Pati, Jawa Tengah, di tengah musim kemarau yang berkepanjangan. Peristiwa alam ini mengakibatkan belasan rumah roboh, puluhan bangunan rusak berat, serta menyebabkan tujuh orang warga mengalami luka-luka.
44 Orang Pengidap HIV (Kepulauan Riau — Halaman 8)
Kronik ini memuat data lonjakan temuan kasus pengidap HIV di wilayah Riau yang kini mencapai 44 orang selama semester pertama tahun 1996. Berdasarkan laporan Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Riau, penambahan kasus terbanyak terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Riau, Batam, dan Bengkalis.
Berakhirnya Pemulangan Pengungsi (Pulau Galang — Halaman 9)
Kronik ini memberitakan penutupan resmi status pengungsian di Pulau Galang, Riau, seiring dengan dipulangkannya ratusan manusia perahu terakhir ke Vietnam dan Kamboja. Berakhirnya misi kemanusiaan yang dipimpin oleh Mayjen Arie J. Kumaat ini menandai tuntasnya pengelolaan pengungsi perang yang telah berjalan sejak tahun 1970.
Lesunya Bisnis Walet (Barito Utara — Halaman 9)
Kronik ini menyoroti kelesuan ekonomi yang melanda para pemilik ruko sarang burung walet di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Penurunan harga sarang walet yang drastis ini diperparah oleh musim penghujan yang membuat burung-burung enggan membuat sarang, serta adanya beban retribusi daerah sebesar 6%.
Kera Bekantan Terancam Punah (Barito Kuala — Halaman 9)
Kronik ini mengulas tentang ancaman kepunahan habitat kera bekantan di Kawasan Cagar Alam Pulau Kaget, Kalimantan Selatan, akibat menyusutnya tanaman rambai padi sebagai makanan utama mereka. Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam setempat mengusulkan rehabilitasi kawasan guna menjaga kelestarian satwa khas tersebut.
Ratusan Rumah Tenggelam (Palu — Halaman 9)
Kronik ini melaporkan musibah banjir akibat luapan Sungai Palu yang merendam ratusan rumah penduduk di empat kelurahan di Kota Madya Palu, Sulawesi Tengah. Guna mengatasi bencana tahunan ini, Pemerintah Daerah mulai mencanangkan program normalisasi kawasan Sungai Palu sebagai bagian dari penataan objek wisata.
Lagu Krisis Minyak Tanah (Mataram — Halaman 9)
Kronik ini menggambarkan kelangkaan pasokan minyak tanah yang melanda warga Mataram, NTB, sehingga memicu antrean panjang di pangkalan dan lonjakan harga eceran. Pihak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) setempat menyatakan bahwa krisis energi ini terus berulang di daerah tersebut.
Dermaga Berlubang di Larat (Maluku Tenggara — Halaman 9)
Kronik ini menyoroti kondisi dermaga di Pelabuhan Larat, Maluku Tenggara, yang mengalami kerusakan parah berupa lantai kayu yang lapuk, terlepas, dan berlubang. Kerusakan infrastruktur yang telah berlangsung selama dua tahun ini sangat membahayakan keselamatan ribuan penumpang yang melintas setiap bulannya.
Gaji Disunat, Mogok Mengajar (Sorong — Halaman 9)
Kronik ini mengabarkan aksi mogok mengajar yang dilakukan oleh sekitar 30 guru di Kecamatan Inanwatan, Sorong, Irian Jaya, akibat ulah oknum juru bayar yang memotong gaji mereka. Meskipun oknum tersebut telah dicopot dari jabatannya, para guru tetap menuntut pengembalian hak mereka secara utuh dari pihak dinas terkait.
Presiden Soroti Perilaku Pejabat (Halaman 10)
Kronik ini menyoroti imbauan Kepala Negara agar seluruh jajaran aparatur negara mengubah perilaku dan sikap mental mereka. Ditekankan bahwa kekuasaan pemerintah berada di bawah kedaulatan rakyat, sehingga pejabat harus menanamkan jiwa untuk melayani, bukan dilayani masyarakat.
Gelar Pahlawan Nasional untuk Ibu Tien (Halaman 10)
Kronik ini membahas usulan dari Fraksi Karya Pembangunan DPR agar pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada almarhumah Ibu Tien Soeharto. Usulan tersebut didasari oleh jasa-jasa besar beliau di bidang sosial budaya dan perjuangan kemerdekaan sepanjang hayatnya.
Ecstasy Hukumnya Haram (Halaman 10)
Kronik ini memuat fatwa resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa mengonsumsi, memperjualbelikan, dan memproduksi ekstasi adalah haram. Keputusan ini diambil setelah MUI menerima berbagai masukan mengenai dampak buruk zat tersebut yang dinilai lebih banyak mendatangkan kemudaratan daripada manfaat.
Farid Zainuddin Kepala BIA (Halaman 10)
Kronik ini mengabarkan pergantian kepemimpinan di Badan Intelijen Abri (BIA) yang kini dijabat oleh Mayjen TNI Syamsir Siregar. Pejabat sebelumnya, Mayjen TNI Farid Zainuddin, bersiap memegang jabatan baru sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI R. Hartono.
Bang Ali dan Goenawan Saksi Kerusuhan 27 Juli (Halaman 10–11)
Kronik ini melaporkan pemanggilan sejumlah tokoh nasional oleh Kejaksaan Agung terkait kasus kerusuhan massal pada tanggal 27 Juli. Tokoh yang dimintai keterangan di antaranya adalah Ali Sadikin, Goenawan Mohamad, serta beberapa aktivis dan tokoh politik lainnya.
Caleg Tak Mesti Dilitsus (Halaman 11)
Kronik ini mengulas tentang silang pendapat mengenai perlunya penelitian khusus (litsus) terhadap calon anggota legislatif. Menurut Panglima ABRI, litsus internal partai dinilai sudah cukup memadai sehingga tidak semua caleg perlu melewati proses penyaringan ulang dari pihak fungsional eksternal.
Kerja Sama Hukum Mali-Indonesia (Halaman 11)
Kronik ini memberitakan kesepakatan kerja sama bilateral antara pemerintah Indonesia dan negara Mali di bidang hukum, ekonomi, dan teknik. Hubungan diplomatik ini diperkuat melalui kunjungan resmi Presiden Mali, Alpha Oumar Konare, ke Istana Merdeka.
Prabowo Bakal Panglima Kodam (Halaman 11)
Kronik ini membahas mengenai spekulasi kenaikan jabatan Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Prabowo Subianto, yang diprediksi akan menjadi Panglima Kodam di Jawa. Sinyal ini diperkuat oleh pernyataan KSAD Jenderal R. Hartono yang menilai Prabowo sangat cocok untuk memegang posisi komando tersebut.
Ketua DPD PDI Jatim Terpilih (Halaman 11)
Kronik ini mengabarkan hasil Musyawarah Cabang DPD PDI Jawa Timur yang secara mufakat memilih Dimmy Haryanto sebagai ketua periode 1994–1999. Keterpilihan ini diharapkan dapat mengakhiri dualisme kepemimpinan yang sempat melanda internal partai selama dua tahun terakhir.
MA Usulkan Calon Hakim Agung (Halaman 11)
Kronik ini melaporkan langkah Ketua Mahkamah Agung yang mengusulkan 21 nama calon hakim agung baru kepada DPR. Pengisian posisi ini dilakukan untuk mengatasi kekosongan jabatan krusial seiring dengan banyaknya hakim agung senior yang memasuki masa pensiun.
Menakar Bobot Kemandirian (Halaman 12–13)
Kronik ini mengulas tentang hasil investigasi sementara dari Komnas HAM mengenai jumlah korban jiwa, luka-luka, dan orang hilang dalam peristiwa kerusuhan 27 Juli. Laporan ini memicu perdebatan publik terkait akurasi data serta tingkat kemandirian lembaga tersebut di tengah tekanan berbagai pihak.
Orang Hilang, Beragam Alasan (Halaman 13)
Kronik ini memuat sesi wawancara khusus dengan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Sutiyoso, mengenai kesimpangsiuran data 74 orang yang dilaporkan hilang pasca-kerusuhan 27 Juli. Sutiyoso menjelaskan bahwa status “hilang” tersebut belum tentu berkaitan dengan tindakan aparat, melainkan bisa disebabkan oleh berbagai alasan pribadi atau ketakutan massa yang melarikan diri.
Mobilisasi Kutuk Komunis (Halaman 14)
Kronik ini melaporkan aksi demonstrasi skala besar yang digerakkan oleh organisasi pemuda Islam seperti Kokam Pemuda Muhammadiyah dan Banser NU di Surabaya. Aksi massa ini digelar sebagai bentuk respons tegas dalam mengutuk peristiwa 27 Juli yang dituding ditunggangi oleh gerakan radikal berbau komunis.
Taktik Menjual Figur Publik (Halaman 14–15)
Kronik ini menyoroti fenomena partai politik, khususnya Golkar, yang merekrut tokoh populer dan mantan atlet nasional seperti Icuk Sugiarto ke dalam daftar calon legislatif mereka. Strategi ini digunakan untuk mendongkrak perolehan suara secara signifikan pada pemilu mendatang.
Menyoal Pesta Demokrasi (Halaman 15)
Kronik ini merangkum jalannya seminar nasional yang diadakan oleh CSIS mengenai perwujudan sistem pemilihan umum yang luber dan jurdil. Sejumlah pengamat politik dan mantan pejabat memberikan kritik serta saran terkait perlunya reformasi mekanisme pemilu agar tidak sekadar menjadi proses pelestarian kekuasaan.
Berita yang Mematikan (Halaman 16)
Kronik ini mengikuti perkembangan investigasi kasus pembunuhan tragis wartawan harian Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin (Udin), di Yogyakarta. Tim Pencari Fakta mulai menemukan titik terang setelah berhasil memvisualisasikan sketsa wajah terduga pelaku berdasarkan keterangan para saksi kunci.
Obituari: Srikandi Itu Telah Pergi (Halaman 16)
Kronik ini merupakan penghormatan terakhir atas wafatnya Brigjen Pol. (Purn.) Roekmini Koesoemo Astoeti Soejono pada usia 58 tahun di Jakarta. Almarhumah dikenal luas sebagai figur kepolisian yang sangat vokal, disiplin, dan memiliki integritas tinggi dalam memperjuangkan hak asasi manusia di lembaga legislatif.
Guru Jadi Tukang Pukul (Halaman 18)
Kronik ini menceritakan kasus kekerasan fisik yang dilakukan oleh seorang oknum guru SD di Medan terhadap muridnya hingga pingsan saat jam pelajaran olahraga. Akibat tindakan emosional tersebut, sang guru kini harus berurusan dengan pihak berwajib dan terancam hukuman pidana.
Membunuh untuk Kawin (Halaman 18)
Kronik ini mengungkap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh seorang remaja berusia 16 tahun bersama dua rekannya di Jakarta Selatan demi menguasai sepeda motor korban. Uang hasil kejahatan tersebut rencananya akan digunakan oleh pelaku sebagai modal untuk melangsungkan pernikahan.
Membalas Kematian Teman (Halaman 18)
Kronik ini melaporkan aksi pengeroyokan brutal oleh sekelompok pelajar STM di Jakarta Pusat terhadap seorang preman yang sering memeras mereka hingga tewas. Tindakan main hakim sendiri ini dipicu oleh rasa dendam setelah salah satu rekan sekolah mereka tewas akibat dianiaya oleh kelompok preman tersebut.
Diperkosa Lalu Dibunuh (Halaman 18)
Kronik ini memuat kisah tragis hilangnya seorang siswi SMP di Bekasi yang ditemukan tewas mengenaskan di dekat rumah seorang warga. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, korban diculik dan diperkosa secara keji oleh para pekerja bangunan di kawasan tersebut sebelum akhirnya dibunuh.
Bila Kristi Patah Hati (Halaman 18)
Kronik ini mengabarkan aksi nekat seorang dosen wanita di Surabaya yang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun serangga setelah mengalami patah hati yang mendalam. Keputusan tragis ini diambil setelah hubungan asmaranya kandas dan rencana pernikahannya dibatalkan secara sepihak oleh sang kekasih.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





