M. Syafi’i Anwar ~ Islam, Negara dan Formasi Sosial dalam Orde Baru: Menguak Dimensi Sosio-Historis Kelahiran dan Perkembangan ICMI (Ulumul Qur’an, No. 03, Hlm. 1-28)

Rp 17.000,00

Penulis: M. Syafi’i Anwar
Media: Ulumul Qur’an
Tanggal/Tahun: No. 03, Vol. III, 1992
Halaman: 1-28
Ukuran File: 73,2 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 23

SKU: KL_7287 Kategori: Label , , , ,

Keterangan

Kelahiran Ikatan Cendekiawan Musilim se-Indonesia (ICMI) pada 7 Desember 1990 di Malang, Jawa Timur, diyakini bukan karena rekayasa pemerintah, tetapi murni berawal dari gagasan sejumlah mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang.

Namun, ternyata usaha-usaha untuk merintis berdirinya wadah semacam ICMI itu sudah lama ada. Sejak 1964, sudah sempat berkiprah, walau jalannya tersendat. Diduga karena belum ada “lampu hijau” dari pemerintah.

Tapi, berkat pendekatan “Islam kultural” dan dinamika intelektualisme, akhirnya hubungan yang bersifat resiprokal dan akomodatif antara Islam dan negara mendapatkan momentum, antara lain lewat ICMI.

Persoalannya, dapatkah ICMI sebagai agregat kaum cendekiawan Muslim dapat mengartikulasikan dirinya secara bebas dan independen dari kekuasaan? Bagaimana pula kaitan antara masa depan ICMI dengan politik?

Teka-teki itu coba diulas M. Syafi’i Anwar melalui tulisan yang didasarkan pada penelitian kualitatif.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/WhatsApp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)