Keterangan
“Hukum acara itu instrumen untuk menegakkan hak asasi manusia. Dalam hukum acara dijamin keseimbangan hubungan antara rakyat dan penguasa. Jadi, kalau hukum acaranya sudah tidak betul, terjadi pelanggaran hak asasi manusia.”
Wawancara komprehensif ini menyoroti pemikiran Prof. Muladi mengenai beberapa krisis besar yang melanda Indonesia di pertengahan 1990-an. Salah satu poin sentral adalah kasus pembunuhan wartawan Udin di Yogyakarta. Muladi mengusulkan agar kasus ini dianggap sebagai dark number (perkara yang tak terpecahkan) untuk sementara waktu jika bukti material tidak mencukupi, daripada memaksakan tersangka yang diragukan keterlibatannya. Ia mengkritik metode kepolisian yang sering mengejar pengakuan melalui penyiksaan dan mengabaikan hukum acara, yang menurutnya merupakan sisa-sisa pola kolonial yang harus dihapuskan.
Dalam ranah hak asasi manusia, sebagai anggota Komnas HAM, Muladi membahas investigasi Peristiwa 27 Juli. Ia menegaskan kemandirian Komnas HAM dalam mengungkap fakta, termasuk revisi jumlah korban hilang, meskipun ada tekanan politik. Ia juga memberikan pandangan kritis terhadap dunia peradilan yang ia sebut sedang mengalami degradasi citra, dari kepolisian hingga Mahkamah Agung, serta munculnya fenomena “mafia peradilan”.
Terkait politik internasional, Muladi menunjukkan sikap ambivalen terhadap tokoh-tokoh Timor Timur. Ia mendukung pemberian Nobel Perdamaian bagi Uskup Belo yang dianggapnya masih menghormati eksistensi Indonesia, namun mengkritik keras Ramos Horta yang dinilainya memanipulasi forum internasional untuk kepentingan pribadi. Di dalam negeri, ia menilai posisi politik Megawati Soekarnoputri sangat sulit karena hambatan aturan dan kekuasaan, sementara ia memuji Soerjadi sebagai politisi yang mampu membaca “tanda-tanda zaman”.
Terakhir, di bidang pendidikan, Rektor Universitas Diponegoro ini menekankan pentingnya konsep link and match antara perguruan tinggi dan pasar kerja. Ia mendorong demokratisasi kampus yang bertanggung jawab, di mana mahasiswa diberikan kebebasan berdiskusi selama mengikuti prosedur akademis, guna menyiapkan sarjana yang tidak bermental “karyawan” tetapi menjadi ilmuwan yang memiliki kepekaan sosial dalam menghadapi globalisasi.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





