Kebakaran Pasar Senen Terhebat setelah Malari

Rp 8.000,00

Penulis: Hidayat S. Gautama
Media: D & R
Tahun: 1996, 7 Desember, No.17, Thn.28
Halaman: 72-75
Ukuran: 6,25 MB

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 15

SKU: KL_9504 Kategori: Label , , ,

Keterangan

“Mobil tanki pemadam kebakaran hanya berkapasitas 4.000 liter. Dalam waktu dua menit, bila disemprotkan dalam kekuatan penuh, air dalam tanki akan habis.”

Kliping bertajuk “Api di Senen” mengulas peristiwa kebakaran hebat yang melanda Pusat Perdagangan Senen, Jakarta Pusat, pada 23 November 1996. Kebakaran ini tercatat sebagai yang terbesar di kawasan tersebut sejak peristiwa Malari 15 Januari 1974. Dampaknya sangat masif, menghanguskan sekitar 24.000 meter persegi bangunan di Blok IV dan V serta menyisakan puing-puing dari lebih 1.200 kios yang ludes terbakar. Dugaan sementara penyebab api adalah hubungan arus pendek.

Laporan ini menyoroti ironi dan kendala besar yang dihadapi petugas pemadam kebakaran (Damkar) DKI Jakarta di tengah kritik masyarakat. Meski api baru bisa dipadamkan setelah 12 jam, artikel ini mengungkap bahwa lambannya penanganan bukan semata kesalahan petugas, melainkan akibat keterbatasan sistemik. Kendala utama meliputi fasilitas gedung yang tidak memadai, di mana banyak pompa hidran dan sprinkler hanya dipasang sebagai formalitas tanpa fungsi yang baik. Selain itu, akses darurat sering kali dialihfungsikan untuk kepentingan lain, menghambat gerak petugas saat api mengamuk.

Dari sisi internal, Dinas Kebakaran DKI Jakarta mengalami krisis sumber daya. Dengan luas wilayah 600 km persegi, Jakarta hanya didukung sekitar 2.700 personel yang sebagian besar berusia di atas 40 tahun, terbentur kebijakan zero growth pegawai. Secara teknis, ketersediaan hidran di Jakarta sangat minim—hanya 600 buah dibandingkan Singapura yang memiliki 10.000 atau Tokyo dengan 31.000. Akibatnya, petugas terpaksa mengambil air dari Sungai Kwitang dan Ciliwung. Dengan gaji rendah dan peralatan yang tertinggal zaman, para petugas bekerja melampaui batas kemampuan fisik demi menjinakkan si jago merah.

NARASUMBER

Suharso: Kepala Dinas Kebakaran DKI Jakarta (dikutip melalui referensi wawancara Media Minggu edisi 7 April 1996 terkait kondisi peralatan pemadam).

Seorang Anggota Pasukan Pemadam Kebakaran: (Anonim/Tidak mau disebutkan namanya, yang memberikan pernyataan mengenai pentingnya pencegahan dibandingkan hanya mengandalkan pemadaman saat fasilitas hidran pasar tidak memadai).

CATATAN

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:

– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co

– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.