Kuburan Limbah Impor? (Detektif & Romantika, April 1997)

Rp 2.000,00

Penulis: –
Media: Detektif & Romantika, No. 36
Tahun: 1997
Halaman: 80-81
Ukuran: 7. 34 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 25

Keterangan

Pada 1997 mencuat isu RUU Lingkungan Hidup melegalkan impor limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Kalangan LSM menuntut agar ketentuan itu dihapuskan. Sebab, Indonesia bisa jadi tempat sampah B3. Rancangan Undang-Undang itu belum digolkan, karena menunggu masa reses DPR dari 17 April sampai 3 Juni. DPR menerima kritikan dari 12 LSM, antara lain Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), dan Indonesian Center for Environmental Law (ICEL).

Dari 12 bab dan 45 pasal RUU itu, setidaknya ada 11 masalah yang dipersoalkan 12 LSM. Yang paling utama adalah soal impor limbah B3, sebagai mana tercantum pada pasal 17 RUU itu. Pada prinsipnya, menurut pasal 17 ayat 1, impor limbah B3 dilarang. Ternyata, pada pasal 17 ayat 2 terdapat pengecualian. Impor B3 diizinkan untuk kegiatan industri tertentu.

CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)

Additional Information

Weight 0.1 kg